TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas Satono menyalurkan bantuan air bersih layak konsumsi kepada masyarakat yang dilanda kekeringan akibat musim kemarau di dua desa Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Rabu 9 September 2026.
Masyarakat menyambut antusias distribusi gratis air bersih tersebut. Warga juga mengapresiasi Bupati Sambas yang terus berupaya hadir di tengah kesulitan yang dihadapi masyarakat.
Salah satu warga Desa Tri Mandayan, Kecamatan Teluk Keramat, Hasan, mengatakan pihaknya telah menerima bantuan air bersih yang disalurkan langsung oleh Bupati Sambas.
Hasan mengungkapkan, bantuan air bersih tersebut sudah lama didambakan masyarakat Desa Tri Mandayan karena wilayah mereka dilanda kekeringan akibat musim kemarau.
Baca juga: Perkuat Strategi Penanganan Karhutla, 10 Serdik Sespimen Dikreg 67 Sambangi Mako Polres Sambas
"Alhamdulillah hari ini bantuan air bersih oleh Bapak Bupati sudah sampai di tempat kami. Ini sangat membantu masyarakat di sini yang saat ini kesulitan mendapatkan air bersih untuk dikonsumsi," ucapnya.
Hasan mengatakan masyarakat Desa Tri Mandayan selama ini mengandalkan sumber air dari sumur, telaga, dan parit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Namun, panjangnya musim kemarau membuat sejumlah sumber air tersebut mengering.
"Sumur mengering sudah sangat lama karena kemarau kali ini cukup panjang, jadi kita sangat kesulitan. Alhamdulillah kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati yang pada hari ini memantau langsung dan membawakan warga Dusun Tanjung Gunung air bersih. Ini sangat bermanfaat bagi kami semua," kata Hasan.
Di tempat terpisah, Kepala Desa Dungun Perapakan, Kecamatan Tebas, Husin, menegaskan bantuan air bersih yang disalurkan Bupati Sambas di wilayahnya kini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Atas nama Pemerintah Desa Dungun Perapakan dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Bupati Sambas yang telah membantu pemenuhan kebutuhan air bersih di tempat kami. Bantuan ini sangat membantu masyarakat," ujar Husin.
Sejauh ini, sebanyak lebih dari 100 ribu liter air bersih layak konsumsi yang bersumber dari Perumda Air Minum Tirta Muare Ulakan Sambas telah disalurkan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Penyaluran tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sambas membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau dan keterbatasan sumber air bersih. Pemkab Sambas juga memastikan distribusi air dilakukan di wilayah yang masyarakatnya membutuhkan.
Satono merupakan Bupati Sambas yang menjabat untuk periode 2025–2030. Ia kembali dipercaya memimpin Kabupaten Sambas setelah sebelumnya menjabat sebagai Bupati Sambas periode 2021–2025.
Nama: H. Satono, S.Sos.I., M.H.
Jabatan: Bupati Sambas
Periode: 2025–2030
Tempat, tanggal lahir: Senturang, 24 April 1980
Agama: Islam
Istri: Hj. Yunisa, S.Pd., M.A.P.
Anak: Ibnu Hafidz Musa, Syifa Rahadatul Aisy, Adhiyasta Prawira Negara, dan Mumtaz Sulthan Musa
Alamat: Jl. H. Abdul Aziz, Dusun Mentawa, Desa Tanjung Mekar, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas.
Riwayat Pendidikan
1987–1993: SDN 26 Senturang, Kecamatan Tebas
1993–1996: SMP Tunas Harapan Sebawi
1996–1997: Aliyah Gapermi Tebas
1997–1999: Pesantren Ibnu Taimiyah Singkawang
1999–2004: STID Mohammad Natsir Jakarta, jenjang S-1
2009–2011: Magister Hukum Universitas Tanjungpura Pontianak.
Riwayat Karier Pemerintahan
2008–2009: Kepala Penyelenggara Zakat dan Wakaf Departemen Agama Kabupaten Sambas
2009–2011: Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Departemen Agama Kabupaten Sambas
2012–2015: Kepala Bidang Sosial Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sambas
2015–2016: Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sambas
2017–2020: Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sambas
2020: Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sambas
2021–2025: Bupati Sambas
2025–2030: Bupati Sambas.