Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, RANCABUNGUR - Musim kemarau masih melanda sejumlah wilayah di Kota maupun Kabupaten Bogor.
Salah satu wilayah yang terdampak yakni wilayah Rancabungur, Kabupaten Bogor.
Saluran irigasi yang sumber airnya berasal dari Kali Cidepit mengering.
Pantauan TribunnewsBogor.com, Kamis (10/9/2026), aliran sungai yang mengering mulai terlihat sejak wilayah Pasir Gaok.
Aliran mengering total dan terlihat sampah di sekitarnya bermunculan.
Air tidak terlihat sama sekali yang terlihat hanya dasar saluran irigasi saja.
Sampah plastik sampai batang kayu terlihat jelas.
Di samping kirinya, terlihat kebun-kebun warga yang juga ikut mengering.
Kondisi serupa juga terlihat di wilayah Bantarkambing.
Sampah terlihat jelas namun air sedikit terlihat di titik ini.
Salah satu warga Ibu Atik mengatakan, kondisi ini terjadi sudah hampir dua bulan.
"Dua bulan mah ada. Ya semenjak kemarau aja airnya jadi hilang," kata Ibu Antik saat berbincang dengan TribunnewsBogor.com.
Kondisi ini membuat warga sekitar juga ikut kesulitan air.
Saluran irigasi ini juga sering digunakan warga untuk berkebun.
"Kebun-kebun warga juga kering. Karena sumber airnya kan dari sini," ucapnya.
Ia berharap, musim kemarau ini segera berakhir.
"Semoga ada hujan lagi. Warga juga udah pada kesulitan air," harapnya.
Baca juga: Kemarau Berkepanjangan, Pemkab Bogor Perpanjang SK Tanggap Darurat Kekeringan
Baca juga: Imbas Kemarau Panjang, BPBD Masih Sibuk Kirim Bantuan Air Bersih, Puskesmas di Bogor Ikut Terdampak
Baca juga: Di Tengah Kemarau Panjang, Bupati Bogor Ingatkan Warga Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan