Rencana Parkir Gratis Alfamart di Banyumas, Sadewo Klaim tak Memaksa
khoirul muzaki September 10, 2026 04:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Rencana penerapan parkir gratis di gerai Alfamart di Kabupaten Banyumas mulai dibahas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas.


Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono mengatakan rencana tersebut merupakan inisiatif dari pihak Alfamart sendiri yang meminta agar kebijakan parkir di gerainya disamakan dengan Indomaret.


Menurut Sadewo, sebelumnya Pemkab Banyumas tidak pernah memaksa Alfamart menerapkan sistem parkir tertentu.


"Awalnya kan Indomart ya, kemudian saya tidak pernah memaksa Alfamart. 


Kemudian ini inisiasi Alfamart yang meminta disamakan dengan Indomart," kata Sadewo kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (10/9/2026) usai menghadiri upacara peringatan Hari Pramuka di Gor Satria Purwokerto. 


Bupati menilai, mungkin saja ada terdapat pertimbangan bisnis di balik permintaan tersebut. 


Apabila parkir di Indomaret gratis sementara di Alfamart masih berbayar, pelanggan dikhawatirkan akan memilih berbelanja ke gerai pesaing.


"Kalau Indomart parkirnya gratis, Alfamart berbayar, mungkin pelanggannya pada lari ke Indomart," ujarnya.


Di sisi lain, Sadewo mengakui kebijakan tersebut berpotensi berdampak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Banyumas.


Ia menyebut pendapatan daerah dari sektor tersebut justru mengalami peningkatan tajam.


Namun, Sadewo menegaskan Pemkab Banyumas tidak hanya mempertimbangkan aspek pendapatan daerah. 


Pemerintah juga akan memperhatikan nasib petugas parkir atau juru parkir yang selama ini mendapatkan penghasilan dari lokasi tersebut.


"Tentunya saya tidak membutakan diri Pemda ya, tentunya petugas-petugas parkir, juru parkir akan diperhatikan," katanya.


Sadewo menyebut pihak Alfamart telah mengajukan permintaan tersebut. 


Bahkan, Alfamart disebut telah menyetujui skema pembayaran kepada Pemkab Banyumas yang sama dengan Indomaret, yakni Rp500 ribu per bulan.


Ia memperkirakan, apabila kebijakan tersebut resmi diterapkan, kenaikan PAD yang diperoleh pemerintah daerah bisa mencapai lebih dari Rp1 miliar per tahun.


"Coba dihitung, saya tidak mengerti hitungannya ya, tapi kenaikan PAD-nya itu lebih dari Rp1 miliar per tahun kalau sudah resmi," tutur Sadewo.


Meski demikian, rencana pembebasan parkir di Alfamart belum menjadi keputusan final Pemkab Banyumas.


Sadewo menegaskan, surat pengajuan dari pihak Alfamart tidak serta-merta membuat pemerintah langsung menerapkan kebijakan tersebut.


"Ini juga setelah surat dari Alfamart tentu tidak langsung semena-mena kita terapkan. Kita evaluasi dulu, kemudian kita diskusikan," jelasnya.


Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam pembahasan tersebut adalah keberadaan juru parkir yang selama ini bertugas di gerai Alfamart.


Menurut Sadewo, kondisi lapangan kerja yang saat ini sulit membuat pemerintah perlu memikirkan solusi agar kebijakan baru tidak serta-merta menghilangkan sumber penghasilan mereka.


"Ya memang cari kerjaan sekarang susah, tapi di sisi lain ada perda, ada peraturan yang memang tidak memperbolehkan ada parkir di situ," katanya.


Ia menjelaskan, persoalan tersebut juga berkaitan dengan hak pemilik lahan.


"Itu adalah haknya pemilik lahan. 
Kalau Alfamart ya Alfamart, kalau Indomart ya Indomart," ujarnya.


Pemkab Banyumas, kata Sadewo, tengah melakukan kajian mencari skema agar petugas parkir yang sebelumnya memperoleh penghasilan dari aktivitas parkir di halaman Alfamart tetap mendapatkan penghasilan.


"Tapi kita belum ketok anggaran. 


Sedang dilakukan kajian agar nanti petugas-petugas parkir yang tadinya mendapatkan penghasilan dari parkir di depan halaman Alfamart tetap bisa tetap dapat penghasilan," jelasnya.


Ia menegaskan, kepentingan para juru parkir menjadi salah satu hal yang akan dibahas sebelum keputusan mengenai parkir gratis diberlakukan.


"Tentu tidak langsung semena-mena kita terapkan. Kita evaluasi dulu, kemudian kita diskusikan. 


Tentunya yang berkepentingan juru-juru parkir itu kan, juru parkir yang ada di Alfamart," katanya.


Selain melakukan evaluasi internal, Pemkab Banyumas juga berencana meminta pandangan masyarakat mengenai wacana pembebasan parkir di gerai Indomaret dan Alfamart.


Sadewo mengatakan, pemerintah akan melakukan jejak pendapat mengetahui apakah masyarakat menghendaki atau tidak kebijakan tersebut.


"Kita serahkan ke masyarakat, apakah memang, apa namanya, pembebasan parkir di Indomart dan Alfamart itu dikehendaki atau tidak dikehendaki masyarakat," ungkapnya.


Menurut dia, masukan masyarakat penting karena kebijakan tersebut menyangkut kepentingan umum.


Ingin Hilangkan Citra 'Purwokerto Kota Sejuta Parkir'


Rencana pembebasan parkir di gerai modern tersebut juga berkaitan dengan keinginan Sadewo mengubah citra Kota Purwokerto yang selama ini kerap disebut sebagai "kota sejuta parkir".


Ia mengatakan, pembenahan sistem parkir akan dilakukan secara bertahap.


"Yang lainnya, saya kan berusaha membuang image Purwokerto kota sejuta parkir. Dan ini bertahap, tentunya kita perbaiki," kata Sadewo.


Ia menyadari setiap kebijakan pemerintah pasti menimbulkan pro dan kontra. Namun, menurutnya, pemerintah harus mengambil keputusan dengan mempertimbangkan kepentingan yang lebih luas.


"Ya kita harus membela kepentingan yang lebih besar, kepentingan yang lebih umum,” ujarnya.

Baca juga: Dugaan Keracunan MBG di Gembong Meluas ke Sekolah Lain, Jumlah Korban Rawat Inap Jadi 54 Orang


Ia menegaskan, kebijakan pemerintah tidak boleh hanya mempertimbangkan kepentingan sebagian kecil pihak.


Sadewo juga menyebut jumlah gerai Alfamart di Banyumas lebih banyak dibandingkan Indomaret. 


Menurutnya, jumlah Indomaret saat ini berada di kisaran 90 gerai. 


Sementara Alfamart diperkirakan telah memiliki lebih dari 100 gerai.


"Kalau Indomart ada sekitar 90-an. 


Kalau Alfamart lebih dari 100 kayaknya, jauh lebih banyak dari Indomart," pungkasnya.


Dengan jumlah gerai yang lebih banyak tersebut, penerapan kebijakan parkir gratis di Alfamart berpotensi memberikan dampak cukup besar, baik terhadap pengelolaan parkir, pendapatan daerah maupun keberadaan juru parkir.


Namun, Pemkab Banyumas masih akan melakukan evaluasi dan kajian sebelum mengambil keputusan final mengenai rencana tersebut. (jti) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.