Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita
TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI – Kasus pembunuhan anak oleh ibu kandung yang terjadi di wilayah Kabupaten Jayapura, Papua, menjadi sorotan tajam kepolisian setempat.
Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius Helan, menegaskan fenomena dua orang ibu tega menghilangkan nyawa anak kandungnya sendiri dalam kurun waktu sepekan merupakan kejadian luar biasa (extraordinary event).
"Ini kejadian luar biasa. Dua orang ibu di Kabupaten Jayapura tega menghilangkan nyawa anak kandungnya sendiri. Ini harus ditindaklanjuti ke depan agar tidak terjadi lagi," ujar Dionisius saat menggelar jumpa pers di Mapolres Jayapura, Doyo Baru, Distrik Waibu, Kamis (10/9/2026).
Baca juga: Penyebab Ibu di Sentani Jayapura Aniaya Anak Kandung hingga Tewas, Begini Kata Polisi
Rentetan insiden memilu tersebut terjadi hanya berjarak beberapa hari.
Polisi harap Pemkab dan Forkopimda turun tangan
Menanggapi maraknya aksi kekerasan dalam rumah tangga yang berujung kematian tersebut, Polres Jayapura mendorong Bupati Jayapura beserta jajaran terkait untuk bergerak cepat.
Pihak kepolisian menilai penanganan masalah sosial dan psikologis masyarakat tidak bisa hanya dibebankan pada penegakan hukum semata.
Baca juga: Warga Temukan Jasad Bayi Perempuan di Kali Komba Jayapura, Polisi Selidiki Ibu Kandung
"Kami harus berkoordinasi dengan pemerintah, dalam hal ini Bupati Jayapura, Dinas Perlindungan Anak, serta Dinas Sosial, terkait langkah-langkah kerja sama yang dapat dilakukan," ujar Dionisius.
Ia menambahkan, program edukasi dan sosialisasi mengenai pola asuh, kesehatan mental, serta perlindungan anak perlu digencarkan secara masif ke lapisan masyarakat guna mencegah tragedi serupa terulang kembali. (*)