Tak Sengaja Nyenggol Kawat Listrik Jebakan Tikus, Ibu dan Anak Tewas di Sawah Kasiman Bojonegoro
Eko Darmoko September 10, 2026 05:35 PM

Laporan Misbahul Munir

SURYAMALANG.COM, BOJONEGORO - Ibu dan anak ditemukan meninggal dunia di area persawahan Dusun Pager, Desa Sidomukti, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (10/9/2026) pagi.

Keduanya meninggal dunia akibat tersengat listrik dari jebakan tikus beraliran listrik yang dipasang di area persawahan milik tetangganya.

Korban diketahui bernama Sutik (76) dan anaknya, Paniti (45).

Keduanya merupakan warga Dusun Pager, Desa Sidomukti, Kecamatan Kasiman, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani.

Malapetaka itu bermula saat keduanya berangkat ke sawah untuk menjalankan aktivitas seperti biasanya, bekerja menanam padi di sawah.

Namun, saat berjalan melewati pematang sawah, keduanya diduga tanpa sengaja menyentuh kawat kabel yang dialiri listrik, digunakan sebagai jebakan tikus.

Seketika, ibu dan anak tersebut langsung tersengat listrik dan jatuh tersungkur hingga akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca juga: Ironi Bojonegoro Kaya Migas: Petani Desil 1 Tak Dapat Bansos Dipenjara Curi 2 Batang Kayu Jati

Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian berdatangan dan meminta bantuan.

Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan kepada perangkat desa setempat dan diteruskan ke Polsek Kasiman.

Kapolsek Kasiman, AKP Mochamad Khambali, mengatakan peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.

Saat itu, Sutik dan Paniti baru berangkat menuju sawah untuk bekerja menanam padi tanpa sengaja menyentuh kawat jebakan tikus beraliran listrik.

"Saat masuk ke sawah, kedua korban tersengat jebakan listrik dan seketika meninggal dunia," ujar AKP Khambali kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (10/9/2026) siang.

Seketika itu pula kedua korban terjatuh dan tak sadarkan diri.

Warga lain yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berusaha meminta bantuan dan melaporkan kejadian itu ke perangkat desa setempat.

Kabar mengenai kejadian tersebut kemudian menyebar di lingkungan sekitar.

Sejumlah warga mendatangi lokasi dan mendapati kedua korban telah tergeletak tak bernyawa di area persawahan.

Dalam video yang beredar, tampak sejumlah warga berkerumun di sekitar lokasi kejadian.

Baca juga: Petani di Bojonegoro Dipenjara, Diduga Mengambil 2 Batang Kayu Jati di Hutan

Seorang pria yang diduga merupakan suami korban juga terlihat menangis histeris saat menyaksikan kedua korban tergeletak tak bernyawa di sawah.

Menurut Khambali, jebakan listrik tersebut diketahui milik Suparngun (50), warga sekitar yang rumahnya masih bertetangga dengan kedua korban.

Jebakan itu dipasang untuk membasmi hama tikus di area persawahan.

Setelah menerima laporan, anggota Polsek Kasiman bersama Tim Inafis Polres Bojonegoro dan petugas Puskesmas Kasiman mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengevakuasi kedua korban.

Khambali menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan luar, petugas menemukan sejumlah luka bakar pada tubuh korban. Paniti mengalami luka bakar pada jari tengah tangan kiri.

Sedangkan Sutik mengalami luka bakar pada sela ibu jari dan telunjuk tangan kanan serta luka bakar pada paha kanan.

"Dari hasil pemeriksaan sementara, kedua korban meninggal dunia akibat tersengat listrik jebakan tikus. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lainnya," beber Khambali.

Khambali menambah, dalam perkara ini Polisi juga mengamankan sejumlah barang dari lokasi yang diduga berkaitan dengan penyebab meninggalnya kedua korban.

Di antaranya gulungan kawat listrik sepanjang sekitar 10 meter dan tiang bambu sepanjang sekitar 50 sentimeter.

Saat ini, kasus tersebut masih ditangani Polsek Kasiman.

Polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan rangkaian kejadian, termasuk menyelidiki adanya unsur pelanggaran pidana terkait pemasangan jebakan tikus yang menyebabkan meninggalnya korban.

Baca juga: Kronologi Anak Aniaya Ibu Kandung hingga Meninggal Dunia di Bojonegoro, Ayah Terluka Parah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.