Pakar Sains Regeneratif RI Jadi Pembicara di Ajang The Longevity Code Gala Italia
Eko Sutriyanto September 10, 2026 06:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Prof Deby Vinski, pakar di bidang stem cell dan regenerative medicine dari Indonesia memperkenalkan sains regeneratif di ajang The Longevity Code Gala Dinner yang berlangsung di Venice, Italia, dalam rangkaian Venice Film Festival 2026.

The Longevity Code Gala adalah rangkaian acara makan malam eksklusif dan tertutup yang mempertemukan para dokter, ilmuwan, pengusaha, investor, serta tokoh global terkemuka untuk membahas masa depan umur panjang manusia (longevity), kesehatan preventif dan inovasi sains.

Di ajang tersebut Prof Deby memaparkan perspektif ilmiah Indonesia mengenai stem cell, regenerative medicine, dan longevity. Ia juga menjadikan panggung internasional tersebut sebagai ruang untuk memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya Nusantara.

“Saya bangga berdiri di Venice membawa Merah Putih. Saya ingin dunia melihat bahwa Indonesia memiliki ilmu pengetahuan, inovasi, sekaligus budaya yang luar biasa untuk dibanggakan,” ujar Prof. Dr. Deby Vinski.

Baca juga: Deby Vinski Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Pemimpin Regional di Bidang Stem Cell

Dari Stem Cell hingga Longevity

Di dunia medis internasional, Prof. Deby Vinski dikenal sebagai figur yang aktif membawa isu preventive medicine, regenerative medicine, stem cell, dan longevity ke berbagai forum global.

Kiprahnya juga dikaitkan dengan pengembangan layanan kesehatan yang menyasar kebutuhan pasien dengan tuntutan privasi dan pelayanan personal, termasuk kalangan pemimpin dan VVIP.

Di ajang ini Prof. Marhaen Hardjo dari Komite Sel Punca juga memaparkan tentang teknologi Quantum yang digunakan dalam ekosistem layanan Prof. Deby. Keberadaan disebut masih terbatas secara global, antara lain di Vinski Tower Indonesia dan salah satu fasilitas di Jepang.

Teknologi stem cell Prof. Vinski disebut telah mendapat pengakuan sebagai Centre of Excellence dari BD, perusahaan teknologi medis asal Amerika Serikat.

Pengakuan tersebut menjadi bagian dari positioning Celltech Stem Cell Centre Vinski Tower sebagai salah satu pusat layanan yang mengembangkan pendekatan berbasis teknologi dalam terapi sel punca.

Namun, di tengah perkembangan teknologi medis yang semakin pesat, Prof. Deby menempatkan aspek ilmiah, inovasi, serta standar pelayanan sebagai bagian penting dalam pengembangan regenerative medicine. Hal tersebut sekaligus menjadi upaya memperkenalkan kapasitas Indonesia dalam bidang kedokteran regeneratif kepada komunitas internasional.

Identitas Indonesia ke Forum Global

Penampilan Prof. Deby di Venice memperlihatkan bahwa diplomasi Indonesia melalui forum Ilmu pengetahuan, profesi, dan budaya juga dapat menjadi medium untuk memperkenalkan Indonesia kepada dunia.

Kebaya, kain Nusantara, dan Ulos yang dikenakan di ajang ini selain menjadi elemen fesyen juga menjadi simbol identitas yang dibawa ke tengah pertemuan para ilmuwan dan praktisi internasional.

Dengan demikian, kehadiran Prof. Deby di Venice membawa dua pesan sekaligus: menunjukkan perkembangan dan kiprah Indonesia dalam bidang kedokteran regeneratif, sekaligus memperlihatkan bahwa warisan budaya Nusantara memiliki tempat di panggung global.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.