Kesaksian Nelayan Bertemu 5 Jurnalis sebelum Hilang di Anak Krakatau, Ingatkan Ombak Besar
Laksmi Anindita September 10, 2026 06:44 PM

TRIBUNWOW.COM - Seorang nelayan mengaku sempat bertemu dengan rombongan lima jurnalis dan tiga kru kapal di sekitar Legon Cabe, Gunung Anak Krakatau, sebelum mereka hilang kontak di perairan Selat Sunda.

Pertemuan tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB saat rombongan disebut tengah dalam perjalanan pulang menuju Carita.

Menurut kesaksian nelayan yang disampaikan melalui relawan, kondisi laut saat itu disebut sedang kurang bersahabat. Nelayan tersebut bahkan sempat mengingatkan kapten kapal mengenai angin selatan dan gelombang yang disebut cukup besar.

Kesaksian tersebut disampaikan melalui relawan yang ikut dalam pencarian dan diunggah melalui akun Instagram @yodistara pada Rabu (9/9/2026).

Dalam video tersebut, relawan menyebut dirinya bertemu dengan nelayan dari Carita yang mengaku melihat rombongan jurnalis di sekitar kawasan Legon Cabe, Gunung Anak Krakatau.

Nelayan tersebut disebut menyarankan kapten kapal agar tidak langsung kembali menuju Carita karena kondisi gelombang dinilai berisiko bagi perjalanan.

Dalam video pencarian, relawan juga menggambarkan kondisi laut yang dihadapi tim saat mencari keberadaan rombongan.

“Karena ini ombak lagi angin selatan, jadi ombaknya besar nih. Kita harus memastikan kondisi kapal dan kru dan perlengkapan lainnya aman,” ujar relawan dalam video tersebut.

Sementara itu, tim SAR gabungan terus memperluas pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak.

Pencarian dilakukan di sejumlah wilayah yang diperkirakan berkaitan dengan jalur perjalanan maupun lokasi terakhir rombongan terlihat.

Relawan bersama tim pencarian sempat bergerak menuju Pulau Sebesi dan berkoordinasi dengan masyarakat setempat.

“Alhamdulillah kita sudah sampai di Pulau Sebesi dan kita masih koordinasi ini terkait pencarian dengan warga,” ujar relawan.

Pencarian kemudian dilanjutkan dengan menyisir kawasan sekitar Gunung Anak Krakatau. Tim juga melakukan penyisiran di sekitar Pulau Sertung hingga Pulau Panjang.

“Kita sudah mengitari Gunung Krakatau, sebagian Pulau Sertung dan saat ini ada di Pulau Panjang,” kata relawan.

Namun, hingga Kamis (10/9/2026), belum ditemukan tanda-tanda keberadaan kapal maupun delapan orang yang berada di dalamnya.

“Tapi sampai sejauh ini kita belum menemukan tanda-tanda keberadaan rekan-rekan jurnalis yang hilang kontak,” ujar relawan.

Tim SAR gabungan masih mengoptimalkan pencarian dengan mempertimbangkan kondisi laut dan luasnya wilayah perairan Selat Sunda.

Lima jurnalis dan tiga kru kapal tersebut sebelumnya melakukan perjalanan laut untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Hingga hari ketiga pencarian, keluarga, rekan jurnalis, dan tim SAR masih menunggu kabar mengenai keberadaan mereka. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.