Prabowo Serahkan 20 Ekskavator untuk Tangani Karhutla Sumsel, Alat Berat Disebar ke Titik Rawan
Welly Hadinata September 10, 2026 07:27 PM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Presiden RI Prabowo Subianto menyerahkan bantuan peralatan untuk memperkuat penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (10/9/2026).

Salah satu bantuan yang diberikan yakni 20 unit ekskavator kepada Kodam II/Sriwijaya.

Selain alat berat tersebut, sejumlah peralatan pendukung penanganan Karhutla juga mulai berdatangan secara bertahap.

Bantuan ekskavator telah didistribusikan kepada sejumlah Kodim dan selanjutnya akan ditempatkan di titik-titik yang rawan terjadi Karhutla di wilayah Sumsel.

Ekskavator dinilai memiliki peran strategis dalam penanganan Karhutla. Alat berat tersebut dapat digunakan untuk membuat sekat bakar, kanal, hingga membuka akses jalan sehingga personel dan kendaraan pemadam dapat lebih cepat menjangkau lokasi kebakaran.

Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis melalui Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Rayner D.R Wajong menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan pemerintah pusat tersebut.

"Bantuan 20 unit ekskavator ini sangat strategis bagi kami di lapangan. Ini bukti nyata bahwa Bapak Presiden peduli terhadap upaya pencegahan Karhutla di Sumsel. Dengan dukungan sarana ini, mobilitas dan kecepatan penanganan di titik api akan semakin meningkat," ujarnya.

Letkol Inf Rayner menegaskan, Kodam II/Sriwijaya bersama pemerintah daerah, Polri, BPBD dan instansi terkait akan mengoptimalkan penggunaan ekskavator tersebut untuk mendukung penanganan Karhutla.

"Kami bersama Pemda, Polri, BPBD dan seluruh komponen akan mengoptimalkan penggunaan alat ini. Tugas kita bersama menjaga hutan dan lahan. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar," tandasnya.

Selain ekskavator, Kodam II/Sriwijaya juga menerima bantuan logistik dan materiel untuk mendukung penanganan Karhutla, termasuk peralatan sumur bor.

Bantuan tersebut terdiri dari lima unit generator set (genset) berkapasitas 5.000 watt dan 22 unit mesin pompa air Alkon berukuran 2 inci.

Seluruh mesin telah melalui proses pemeriksaan dan pengujian bersama teknisi serta personel Zidam II/Sriwijaya. Hasilnya, seluruh peralatan dinyatakan siap difungsikan.

Peralatan tersebut juga dilengkapi 20 gulung selang penghisap dengan panjang 10 meter per gulung, delapan gulung selang pendorong sepanjang 100 meter per gulung, serta satu unit nozzle penyemprot kebakaran.

Materiel tersebut selanjutnya akan disalurkan kepada lima satuan jajaran Kodam II/Sriwijaya, yakni Kodim 0401/Muba, Kodim 0402/OKI, Kodim 0404/Muara Enim, Kodim 0406/Lubuk Linggau dan Kodim 0430/Banyuasin.

Tak hanya alat berat dan pompa air, bantuan sepeda motor trailer juga telah disalurkan ke sejumlah Kodim di lingkungan Kodam II/Sriwijaya.

Sepeda motor tersebut nantinya dimanfaatkan untuk membantu proses pemadaman di titik-titik api yang sulit dijangkau kendaraan roda empat.

"Kalau bantuan motor sudah diterima dan sekarang sudah proses perakitan pembuatan tabung untuk dimanfaatkan menangani Karhutla. Dampaknya sangat luar biasa, sementara kita gunakan, khususnya motor yang sudah didesain bisa menjangkau titik api yang sulit dijangkau oleh mobil," pungkasnya.

Kodam II/Sriwijaya menyatakan dukungan berbagai peralatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas operasional personel dan satuan tugas dalam merespons ancaman Karhutla di wilayah Sumatera Selatan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.