Permintaan Bupati JPYK Didengar Presiden Prabowo, KMP INERIE II Siap Distribusi Logistik ke Palue
Nofri Fuka September 10, 2026 06:47 PM

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Petrus Chrisantus Gonsales 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Presiden Prabowo merespon cepat ketiadaan Ferry pengganti KMP Ile Ape untuk pendistribusian logistik ke Pulau Palue, salah satu wilayah terdampak gempa Flores di Kabupaten Sikka.

Kementerian Perhubungan RI melalui Angkutan Sungai, Darat dan Penyebrangan (ASDP) telah mengerahkan satu armada yakni KMP Inerie II untuk melayani rute Kewapante - Palue.

Hal itu terungkap dalam cuplikan video di akun Instagram atas nama asdp_id yang memperlihatkan rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo. 

Tertera dalam video tersebut Gubernur NTT, Melki Laka Lena meminta agar Pemerintah Pusat menghadirkan satu Ferry pengganti untuk melayani rute Maumere - Palue. 

 

Baca juga: Kantah Sikka dan Bapenda Jalin Kerja Sama Perkuat Integrasi Data Pertanahan dan Pajak

 

 

Berdasarkan postingan akun Instagram atas nama asdp_id tertulis KMP Inerie II sudah berangkat dari Surabaya pada 9 September 2026, kemarin.

"ASDP terus berkoordinasi dengan pemerintah dan berbagai pihak untuk memastikan bantuan dapat bergerak dengan aman dan tepat sasaran," tulis akun tersebut.

Secara terpisah Bupati JPYK saat dikonfirmasi TribunFlores.com, membenarkan adanya Ferry pengganti KMP Ile Ape yang sedang doking.

"Sudah adik. Nanti dikirim KMP Inerie. Infonya muat bantuan ke Ende dulu baru ke sini," jawab Bupati JPYK via WhatsApp, pukul 15.40 Wita.

Bupati JPYK mengatakan salah satu solusi selama KMP Ile Ape sedang doking adalah pendistribusian logistik ke Palue dengan sewa kapal motor kayu. 

Dikatakan JPYK, sejak 1 September 2026 Pemerintah Kabupaten Sikka telah mengeluarkan surat perpanjangan penggunaan kapal Ferry. 

"Kami minta tetap menempatkam satu kapal di sini untuk kebutuhan akomodasi Maumere ke Palue. Kami sekarang masih dalam proses tanggap darurat," tegasnya. 

Politisi partai Gajah itu pun mengaku telah menghubungi Gubernur NTT, Melki Laka Lena dan Wakil Manteri Perhubungan RI, Suntana namun hingga kini surat tersebut belum direspon Kementerian Perhubungan. 

"Ini memang menyusahkan dan menyulitkan kami. Sementara di darat ini menumpuk sekali bantuan dan dukungan-dukungan yang harus segera kami suport ke Palue," ujar JPYK. 

Meskipun demikian, pantauan TribunFlores.com, Kamis (10/9/2026) pelabuhan Ferry Kewapante di Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka masih sepih. Belum ada aktivitas pelabuhan yang terlihat. (Moa)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.