Trauma Healing Anak Penyintas Gempa di Ngada, Dinas PPPA P2KB NTT Hadir Pulihkan Rasa Aman
Nofri Fuka September 10, 2026 06:47 PM

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Charles Abar

TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memberikan perhatian terhadap kondisi psikologis anak-anak penyintas gempa di Kabupaten Ngada melalui layanan trauma healing, Kamis (10/9/2026).

Layanan yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-P2KB) Provinsi NTT tersebut menyasar tiga desa di Kecamatan Bajawa Utara, yakni Desa Uluwae, Desa Watukapu dan Desa Inelika.

Selain trauma healing bagi anak-anak, pelayanan terpadu itu juga memberikan dukungan psikososial dan konseling bagi masyarakat dewasa yang terdampak bencana.

Kepala Seksi Tindak Lanjut UPTD PPA Provinsi NTT, Margarita Harpiana Mauweni, mengatakan pelayanan tersebut merupakan gerakan terpadu yang melibatkan sejumlah instansi.

 

Baca juga: 16.515 Anak di Ngada Terdampak Gempa Flores, Trauma Healing Jadi Fokus Pemulihan

 

 

"Pelayanan ini merupakan gerakan terpadu antara pelayanan BKKBN, Dukcapil, DP3A Provinsi dan Kabupaten Ngada," ujar Margarita.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Nusa Tenggara Timur.

Margarita mengatakan, antusiasme anak-anak penyintas gempa mengikuti trauma healing sangat tinggi. Bahkan, jumlah peserta yang hadir melebihi perkiraan awal.

"Kami di titik satu Desa Uluwae yang direncanakan 35 anak dan 35 perempuan, namun yang datang lebih dari perkiraan. Ini antusias yang sangat luar biasa, saling support masyarakat," ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak mengikuti berbagai aktivitas seperti permainan, bernyanyi bersama dan edukasi. Kegiatan dirancang untuk membantu anak-anak kembali merasa aman dan nyaman setelah mengalami dampak gempa.

Tim terpadu juga memberikan layanan psikososial dan konseling kesehatan bagi para penyintas.

Pelayanan tersebut melibatkan BKKBN, Dukcapil, DP3A Provinsi NTT, PMD Kabupaten Ngada serta sejumlah unsur terkait lainnya.

Selain layanan pemulihan psikologis, tim juga menyerahkan bantuan berupa permainan anak dan sembako kepada para penyintas gempa.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap dukungan psikologis dan sosial bagi anak-anak serta masyarakat terdampak gempa dapat terus diberikan selama proses pemulihan pascabencana. (cha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.