Warga Ganno Mamuju Kaget Dengar Suara Keras Diduga Tabrakan Ternyata Truk Terbalik
Ilham Mulyawan September 10, 2026 06:47 PM

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Emal, warga Dusun Ganno Mamuju mengaku dikagetkan suara keras, yang setelah ia dan warga lainnya cek ternyata satu unit truk pengangkut barang terbalik di Jalan Poros Majene-Mamuju, RT 1, Dusun Ganno 1, Desa Saletto, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (10/9/2026).

Enal tinggal tak jauh dari lokasi  kejadian yang berada 10 kilometer ari Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Mamuju itu.

Baca juga: Truk Angkut Air Mineral Terbalik di Ganno Mamuju Diduga Rem Blong Jalan Menurun

Baca juga: BREAKING NEWS: Truk Angkut Air Mineral Terbalik di Jl Trans Sulawesi Ganno Mamuju Muatan Dievakuasi

Kepada wartawan, Emal mengaku sempat melihat truk melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya terbalik.

"Saya kira ada tabrakan," kata Emal saat ditemui di lokasi kejadian 

Menurut Emal, truk tersebut melaju dari arah Makassar menuju Mamuju. 

Saat mendekati lokasi kejadian, truk tiba-tiba kehilangan kendali dan kemudian terbalik ke sisi kanan jalan.

ARUS LALU LINTAS -  truk ekspedisi terbalik di Jalan Poros Majene-Mamuju, tepatnya di RT 1, Dusun Ganno 1, Desa Saletto, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (10/9/2026), kondisi arus lalu lintas masih aman dan bisa dilalui truk maupun bus.
ARUS LALU LINTAS - truk ekspedisi terbalik di Jalan Poros Majene-Mamuju, tepatnya di RT 1, Dusun Ganno 1, Desa Saletto, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (10/9/2026), kondisi arus lalu lintas masih aman dan bisa dilalui truk maupun bus. (Tribun Sulbar/Baiq Sukma Widiawati)

Truk tersebut membawa berbagai jenis barang kebutuhan, di antaranya air mineral, styrofoam makanan, beras, Mizone, tepung, tepung roti, serta sejumlah minuman kemasan lainnya.

Akibat kecelakaan itu, barang-barang yang dibawa truk berserakan di sekitar lokasi. Puluhan warga Saletto kemudian berinisiatif membantu memindahkan barang-barang tersebut dari truk yang terbalik ke kendaraan lain.

Barang-barang yang telah dipindahkan kemudian dibawa menggunakan truk lain menuju lokasi tujuan oleh rekan sopir ekspedisi, namun barang bawaan truk tersebut masih banyak terlihat tertutup terpal dilokasi kejadian.

Warga berharap proses evakuasi barang yang tersisa segera diselesaikan sebelum malam tiba. Pasalnya, warga khawatir jika barang-barang tersebut dibiarkan bermalam di lokasi, lalu terjadi kehilangan dan masyarakat setempat justru ikut disalahkan.

"Nanti warga Saletto yang disalahkan," ujar warga di lokasi.

Sementara itu, Kanit Turjawali Lantas Polresta Mamuju, Muh Idris, menyebut kecelakaan tersebut merupakan laka tunggal.

"Laka tunggal," ujar Muh Idris saat ditemui Tribun-Sulbar.com di lokasi kejadian.

Menurutnya, truk tersebut memang dalam perjalanan dari arah Makassar menuju Mamuju. Lokasi kecelakaan berjarak sekitar 10 kilometer dari Kantor Gubernur Sulawesi Barat dan sekitar 4,6 kilometer sebelum gerbang masuk Kota Mamuju dan 10 Kilometer dari pusat kota Mamuju yang merupakan lokasi tujuan Truk.

Meski posisi truk yang terbalik hampir menutup sebagian badan jalan, kendaraan besar lainnya masih dapat melintas. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. 

Belum ada alat berat yang terlihat untuk mengefakuasi truk tersebut  dan belum bisa dipastikan, menurut informasi dari pihak kepolisian alat berat tersebut masih berusaha untuk dikomunikasikan.

Arus Lalu Lintas Terpantau Lancar

Arus lalu lintas nampak lancar di lokasi kejadian truk terbalik di Jalan Poros Majene-Mamuju, tepatnya di RT 1, Dusun Ganno 1, Desa Saletto, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (10/9/2026).

Saat melintas di lokasi kejadian, truk tersebut diduga mengalami rem blong hingga akhirnya terbalik ke sisi kanan jalan. 

Akibat kecelakaan itu, barang-barang yang dibawa truk berserakan di sekitar lokasi. Puluhan warga kemudian bergotong royong membantu memindahkan barang-barang tersebut ke truk lain.

Barang yang telah dipindahkan selanjutnya dibawa menuju lokasi tujuan oleh rekan sopir ekspedisi tersebut. 

Sementara itu, Muh Idris memastikan kondisi arus lalu lintas di sekitar lokasi masih bisa dikendalikan dan tidak terjadi kemacetan. 

"Aman, lancar," ujarnya.

Meski posisi truk yang terbalik hampir menutup sebagian badan jalan, kendaraan besar lain terpantau masih dapat melintas. 

Kecelakaan tersebut sempat menjadi perhatian pengendara yang melintas. Hingga proses evakuasi berlangsung, petugas kepolisian bersama warga masih melakukan penanganan di lokasi.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Polisi masih melakukan penanganan lebih lanjut untuk memastikan kondisi kendaraan dan kronologi kecelakaan. (*)

Laporan wartawan tribun-sulbar.com Baiq Sukma Widiawati

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.