TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA GADING - LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai bakal dibuka secara bertahap sebelum nantinya melayani masyarakat secara umum.
Tahapan tersebut dilakukan untuk menyempurnakan layanan sekaligus memastikan berbagai sistem di LRT berjalan dengan baik sebelum operasional penuh dimulai.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, uji coba dilakukan untuk mendapatkan masukan dari masyarakat terkait layanan rute baru LRT Jakarta ini
“Uji coba adalah bagian untuk kita melakukan penyempurnaan layanan. Jadi nanti uji coba ini kita menginginkan adanya masukan, saran, pendapat masyarakat, apa sih yang kurang. Nah, sehingga nanti pas saat pelaksanaannya itu bisa terpenuhi semua, seperti itu,” kata Budi saat ditemui di Stasiun LRT Jakarat Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (10/9/2026).
Budi menjelaskan, proses uji coba LRT Kelapa Gading-Manggarai tidak langsung dibuka untuk seluruh masyarakat.
Tahap pertama berlangsung pada 10-16 September 2026 dengan melibatkan tamu undangan, perwakilan warga, key opinion leader (KOL), dan jurnalis.
Pada tahap ini, Pemprov DKI ingin mendapatkan gambaran awal mengenai kesiapan layanan sekaligus masukan dari para peserta uji coba.
Budi mengatakan, peserta uji coba tidak hanya berasal dari kalangan yang mendapat undangan.
“Jadi uji coba itu nanti ada tiga tahapannya. Tahapan pertama itu kita mengundang para media, ya. Lalu dan juga nanti tahap keduanya warga sekitar ya, untuk kita ikutkan.
Dan nanti juga kita membuka pendaftaran bagi masyarakat lain yang mau mencoba LRT ini,” ujarnya.
Setelah tahap pertama, LRT Kelapa Gading-Manggarai bakal memasuki tahap berikutnya dengan melibatkan masyarakat dan komunitas yang telah melakukan registrasi.
Tahap kedua dijadwalkan berlangsung pada 17 September hingga 2 Oktober 2026.
Pada periode tersebut, masyarakat yang telah mendaftar bisa menjajal layanan LRT selama tujuh jam setiap hari.
LRT akan beroperasi untuk keperluan uji coba mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.
Budi sebelumnya memastikan masyarakat yang mengikuti uji coba tidak dikenakan biaya.
“Iya, sementara kita masih tidak dikenakan biaya,” kata Budi.
Untuk mekanisme pendaftaran, Budi mengatakan masyarakat nantinya bisa mengikuti proses registrasi melalui situs web yang disediakan.
“Iya, ada yang melalui undangan dan juga ada yang nanti mendaftar melalui situs web,” ujarnya.
Setelah melalui dua tahap uji coba tersebut, LRT Kelapa Gading-Manggarai dijadwalkan memasuki tahap ketiga dengan membuka layanan bagi masyarakat umum.
Tahap ini berlangsung pada 12 Oktober hingga 30 November 2026.
Dengan tahapan tersebut, masyarakat tidak perlu menunggu sampai operasional penuh untuk merasakan perjalanan menggunakan LRT Kelapa Gading-Manggarai.
Budi menegaskan seluruh proses uji coba dilakukan untuk memastikan kekurangan yang ditemukan dapat segera diperbaiki.
“Iya, masukan-masukannya sudah kami tampung semua ya dan terus kita perbaiki. Dan alhamdulillah sekarang sudah hampir, sudah selesai semua ya, dan kita melakukan uji coba lagi ya untuk meminta masukan dari masyarakat,” katanya.
Pembukaan LRT Kelapa Gading-Manggarai diharapkan tidak hanya menambah pilihan transportasi publik bagi warga Jakarta, tetapi juga mendorong perpindahan pengguna kendaraan pribadi ke angkutan umum.
Budi berharap kehadiran rute baru tersebut dapat membuat semakin banyak warga meninggalkan kendaraan pribadi untuk menggunakan transportasi publik.
“Ya, harapannya tentu masyarakat bisa menggunakan ini dan juga harapan besarnya mereka yang menggunakan kendaraan pribadi ya bisa beralih menggunakan transportasi publik, seperti itu,” tuturnya.
Sementara itu, mengenai waktu peluncuran resmi LRT Kelapa Gading-Manggarai, Budi mengatakan prosesnya masih berjalan.
“Peluncurannya saat ini masih berproses, ya. Kita tunggu saja nanti,” kata Budi.