TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Kontingen Kabupaten Tegal berhasil mengumpulkan total 11 medali yang terdiri dari dua emas, empat perak, dan lima perunggu dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 1-6 September 2026.
Perolehan 11 medali tersebut jika dilihat dari segi jumlah mengalami peningkatan dibandingkan perolehan pada Popda Jateng tahun sebelumnya.
Baca juga: Kepala Diskominfo Kabupaten Tegal Nurhayati: Dampak Judi Online Terhadap Bantuan Sosial
Jika pada gelaran Popda tahun 2025 kontingen Kabupaten Tegal memperoleh enam medali dengan rincian satu emas dan lima perunggu, sedangkan pada tahun 2026 ini mengalami peningkatan perolehan yakni dua medali emas, empat perak dan lima perunggu sehingga total mengoleksi 11 medali.
Informasi tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Tegal, Nurkhakim, saat ditemui Tribunjateng.com di kantornya, Rabu (9/9/2026).
Nurkhakim menyebut, meskipun secara perolehan medali mengalami peningkatan, tapi dari sisi peringkat, Kabupaten Tegal masuk posisi akhir tepatnya 34 dari total 35 daerah di Provinsi Jawa Tengah.
"Secara akumulasi yang awalnya hanya enam medali sekarang bertambah jadi 11 medali. Tetapi secara keseluruhan karena kami hanya mengirim 126 atlet sehingga berdasar perolehan medali Kabupaten Tegal masih peringkat 34," jelas Nurkhakim.
Melihat daerah tetangga bisa masuk 10 besar perolehan medali, menurut Nurkhakim karena mereka mengirimkan sampai 500 lebih kontingen untuk berlaga di Popda Jateng 2026.
Hal itu menjadi kendala di Kabupaten Tegal yang hanya mengirimkan 126 atlet karena keterbatasan dampak efisiensi anggaran.
Imbasnya, Kabupaten Tegal tidak bisa mengirimkan semua atlet di cabang nomor yang ada.
"Kontingen Kabupaten Tegal kemarin hanya mengikuti 15 cabor dari total 24 cabor yang dipertandingkan tapi tidak semua nomor diikuti. Adapun yang dapat medali emas dari cabor Judo kelas 45 kilogram dan Panahan," ujar Nurkhakim.
Bertepatan dengan upacara Hari Olahraga Nasional (Haornas) sekaligus sarasehan atlet yang bertanding pada Popda Jateng 2026, Disporapar Kabupaten Tegal juga melakukan evaluasi utamanya berkaitan dengan anggaran.
Menurut Nurkhakim, besaran anggaran sangat berpengaruh pada jumlah atlet yang akan dikirim mengikuti pertandingan.
Selain itu evaluasi lainnya mengenai pembinaan cabang olahraga khususnya sepak takraw dan voli yang dirasa perlu dilakukan peningkatan secara masif.
Jauh-jauh hari harus sudah dilakukan seleksi pemilihan pemain baik dari kemampuan permainan, fisik, tinggi badan dan indikator lainnya.
"Ke depannya perlu dilakukan seleksi tingkat daerah melalui Popda tingkat Kabupaten Tegal. Nantinya menjaring atlet potensial atau menjaring bibit yang disiapkan untuk mengikuti Popda tingkat Jateng," tegas Nurkhakim.
Sesuai komitmen yang sudah disampaikan Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, ada atensi yang diberikan kepada atlet peraih medali pada ajang Popda Jateng 2026.
Atensi atau reward yang diberikan berupa uang total Rp150 juta dibagi untuk atlet juara Popda Jateng, atlet Pekan Paralimpik Pelajar Daerah dan Pekan Paralimpik Pelajar Provinsi Jateng.
"Atensi uang sebesar Rp150 juta ini total semua yang dibagi untuk atlet peraih juara Popda, Pekan Paralimpik Pelajar Daerah dan Provinsi Jateng," ungkap Nurkhakim.
Sesuai data tambahan yang dikirim pada Kamis (10/9/2026), berikut daftar atlet dan cabang olahraga dari Kabupaten Tegal yang memperoleh Medali pada Popda Jateng 2026.
-Cabor Panahan dapat 2 medali, rinciannya 1 medali emas dan 1 medali perak, diperoleh kontingen bernama Mohamad Tufayl Wafa, siswa kelas IX, SMP Muhammadiyah 1 Adiwerna.
-Cabor Judo, 1 medali emas kelompok SD 45 Kilogram, diperoleh atlet bernama Zhafar Almer Satriyo, siswi SDN 2 Pakembaran Slawi.
-Cabor Judo, 1 medali perak kelompok +48 kilogram, diperoleh atlet bernama Rania Khanzaa Srfiana, siswi SMPN 1 Slawi.
-Cabor Judo, 1 medali perak kelompok 55 kilogram, diperoleh atlet bernama Muhammad Arya, siswa SMAN 1 Slawi.
-Cabor Judo, 1 medali perunggu kelompok 60 kilogram, diperoleh atlet bernama Bagus Dwi Laksono, siswa SMAN 3 Slawi.
-Cabor Karate, dapat 1 medali perunggu, diperoleh atlet bernama Alaric Musyafa Khoirullah Habiby, siswa SMP IT Luqman al-Hakim kelas 9.
-Cabor Atletik, dapat 1 medali perak kelompok 1.500 m, diperoleh atlet bernama Rafa Dira Athaya, siswa SMP IT luqman al-hakim kelas 9.
Baca juga: Bupati Ischak Tanggapi Warga yang Nekat Kembali ke Zona Merah Padasari Tegal: Jadi PR Bersama
-Cabor Tinju, dapat 1 medali perunggu, diperoleh atlet bernama Afifah Putri Khaurunnisa, siswi SMA Warureja.
-Cabor Pencak Silat, dapat 1 medali perunggu kelas tanding F Putri SMA (59-63 kilogram), diperoleh atlet bernama Ardyna Dila Putri, siswi SMKN 1 Slawi.
-Cabor Menembak, dapat 1 medali perunggu kelas Air Pistol Match Mix Team, diperoleh atlet bernama Zain Atha Tabarak siswa SMAN 1 Pangkah, dan Agmi Putri Karummia siswi SMKN 1 Adiwerna. (dta)