TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN- Kebakaran lahan seluas sekitar 0,4 hektar terjadi di Dukuh Situ, Desa Karanggayam, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Rabu malam, 9 September 2026. Api sempat membesar setelah warga melihat kepulan asap dan titik api di tengah kondisi kemarau panjang.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, kebakaran berhasil dipadamkan sebelum meluas dan sulit dikendalikan.
Kebakaran diketahui pertama kali oleh Budi Yuwono, petugas Perhutani yang juga Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Karanggayam. Budi melihat kepulan asap dari lahan milik Tirta Wijaya, 70 tahun, warga Desa Karanggayam.
“Angin yang cukup kencang membuat api cepat membesar. Setelah mendapat laporan, personel langsung mendatangi lokasi bersama Perhutani dan Koramil,” kata AKBP Putu, Kamis, 10 September 2026.
Kebakaran dilaporkan sekitar pukul 20.00 WIB. Personel Polsek Karanggayam, Pamapta Polres Kebumen, Sat Samapta Polres Kebumen, Perhutani, dan Koramil 05/Karanggayam kemudian bergerak menuju lokasi.
Baca juga: Remaja Tewas saat Pembubaran Balap Liar, DPRD Banyumas Minta Aparat Tegas
Petugas harus berjalan kaki karena akses menuju lahan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. Pemadaman dilakukan secara manual. Setelah sekitar dua jam, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merambat ke lahan lain.
Lokasi lahan yang terbakar berada jauh dari permukiman penduduk. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Kerugian materiil juga dilaporkan nihil.
Menurut AKBP Putu, kondisi kemarau panjang menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko kebakaran lahan. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan.
“Warga kami imbau untuk tidak membakar sampah atau lahan sembarangan, terutama dalam kondisi kemarau seperti sekarang. Semua wajib peduli dengan kondisi ini,” ujarnya.
Polres Kebumen bersama jajaran kewilayahan dan instansi terkait terus melakukan pemantauan serta patroli untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.