Laporan Tim TribunLombok.com, Siti Murni dan Hidayatullah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Peristiwa kebakaran Kembali melanda Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), malam ini insiden terjadi di dekat Pasar Pagesangan, pada Kamis (10/9/2026) malam, sekitar pukul 19.00 WITA.
Kobaran api yang membakar rumpun pohon bambu di sekitar lokasi sempat memicu kekhawatiran warga lantaran posisinya berdekatan dengan tiang listrik dan area bangunan pertokoan.
Berdasarkan informasi sementara di lapangan, insiden ini diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah di area tersebut. Api kemudian membesar dengan cepat dan merembet ke pohon bambu di dekatnya akibat material yang mudah terbakar.
Melihat api makin membasar warga panik. Terlebih api berdekatan dengan tiang listik, pasar, dan komplek pertokoan. Warga pun segera melaporkan kejadian tersebut ke petugas pemadam kebakaran.
Selang beberapa waktu, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Mataram yang menerima laporan segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan pendinginan.
Langkah cepat dilakukan guna mencegah kobaran api merembet ke instalasi listrik utama maupun bangunan pertokoan di sekitarnya.
Dari pantauan TribunLombok.com, saat ini petugas pemadam masih berjibaku di lokasi kejadian untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam dan situasi kembali aman.
Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden ini, sementara kerugian material masih dalam proses pendataan.
Terpisah, Kepala Damkarmat Kota Mataram Rudi Suryawan yang dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut. "Tim sudah melucur ke lokasi," ujarnya.
Baca juga: Kebakaran Lahan di Dekat Bale Mentaram Cepat Menyebar karena Faktor Cuaca dan Vegetasi Kering
Kebakaran ini merupakan insiden yang kedua hari ini di Kota Mataram. Pagi sebelumnya, peristiwa kebakaran lahan terjadi di belakang kanto wali kota Mataram (Bale Mentaram), Kelurahan Jempong Baru.
Beruntung petugas pemadam dengan cepat turun ke lokasi dan berhasil memadamkan api sehingga tidak meluas ke area permukiman.