TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS – Menjelang laga bergengsi El Clasico Indonesia di pekan kedua Liga 1 BRI Super League antara Persija Jakarta kontra Persib Bandung, Polres Metro Depok mengambil langkah preventif dengan merangkul pimpinan suporter lokal.
Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Christian Rony Putra, didampingi Wakapolres Metro Depok, AKBP Samian, memimpin langsung pertemuan koordinasi bersama 15 pentolan Korwil Jakmania Depok di Mapolres Depok, Kamis (10/9/2026).
Pertemuan ini difokuskan untuk menyamakan persepsi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) jelang duel sengit yang bakal dihelat pada Sabtu (12/9/2026) mendatang.
Baca juga: Ramaikan El Clasico Indonesia, Pramono Anung Bakal Nonton Langsung Persija vs Persib di Jakarta
"Kami mengajak seluruh pimpinan korwil dan elemen suporter untuk berdiri di barisan depan dalam menjaga kedamaian serta mematuhi aturan yang berlaku demi nama baik daerah kita," ujar Rony di Depok, Kamis (10/9/2026).
Larang Aksi Provokasi
Guna mengantisipasi potensi gesekan di jalan raya, kepolisian mewajibkan seluruh rombongan suporter dari wilayah Depok untuk disiplin bertata tertib lalu lintas serta menghormati pengguna jalan lain saat menuju maupun pulang dari Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Rony menekankan agar para koordinator lapangan (korlap) bersikap responsif dan bertindak aktif dalam meredam potensi memanasnya emosi massa di lapangan.
"Jangan sampai euforia yang berlebihan membuat kita kehilangan akal sehat hingga merugikan diri sendiri, keluarga, maupun klub kesayangan," pesannya.
Pemetaan Jalur Rombongan
Untuk menjamin keselamatan perjalanan rombongan suporter, Polres Metro Depok menyiapkan skema pengamanan terpadu dengan menitikberatkan pengawasan di area-area krusial pergerakan massa.
"Polres Metro Depok memplot pengamanan terbuka dan tertutup yang diperkuat penuh oleh rekan-rekan dari TNI serta Satuan Brimob di titik-titik rawan pergerakan massa," tegasnya.
Selain itu, jajaran kepolisian telah memetakan lokasi titik kumpul serta rute keberangkatan khusus yang wajib dilalui rombongan agar perjalanan tertata rapi dan tidak bersinggungan dengan kelompok lain.
Sesi koordinasi ditutup dengan pembacaan komitmen bersama dari perwakilan Jakmania Depok untuk menolak segala bentuk tindakan anarkis, dilanjutkan dengan foto bersama sebagai simbol soliditas antara aparat dan suporter.