Seorang pemandu wisata yang menemani rombongan lima jurnalis mengirimkan foto terakhir sebelum kapal mereka hilang kontak di perairan dekat gunung Anak Krakatau.
Lima jurnalis dan tiga kru kapal dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda saat akan meliput Gunung Anak Krakatau. Heriyanto, pemandu wisata yang ada di kapal tersebut, sempat mengirimkan foto Gunung Anak Krakatau ke grup di aplikasi WhatsApp.
Dalam foto tersebut, terlihat Gunung Anak Krakatau yang berasap. Tak ada pulau lain yang menghalangi Anak Krakatau dalam foto tersebut. Foto itu menjadi foto terakhir yang dikirimkan oleh Heriyanto.
Rekan sesama tour guide Heriyanto, bernama Yandi, mengatakan foto itu terkirim di grup pada Senin (7/9), pukul 18.13 WIB. Saat itu, Heriyanto memberi kabar bahwa sudah berada di dekat Gunung Anak Krakatau.
Yandi sempat membalas kiriman foto tersebut dan mengirim pesan langsung atau japri kepada Heriyanto. Namun pesan tersebut tak terkirim atau hanya centang satu.
"Saya duga, foto ini diambil sekitar jam 4 sampai jam 5. Lalu terkirim ketika tiba-tiba handphone-nya ada sinyal," ujar Yandi, Kamis (10/9).
Yandi dan teman pegiat wisata Krakatau menyebutkan kemungkinan besar foto itu diambil di area antara Pulau Sertung.
Lima jurnalis yang berada dalam kapal speedboat tersebut adalah M Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu Agency, dan Donal Husni, jurnalis lepas.
Mereka bersama Warta selaku kapten speedboat, Sukarman sebagai ABK, dan Heriyanto sebagai pemandu berangkat dari kawasan Carita, Pandeglang, untuk meliput Gunung Anak Krakatau.
Tim SAR Diminta Cek Pulau Sertung
Istri salah satu jurnalis yang hilang di sekitar Anak Gunung Krakatau menyebutkan ada kemungkinan rombongan jurnalis turun ke Pulau Sertung. Ia pun meminta Tim SAR turun untuk mengecek pulau tersebut.
Desi, istri jurnalis ANTARA Bagus Khoirunnas, berbincang dengan Gubernur Banten Andra Soni saat berada di Pos SAR Nasional di Pantai Marina Carita, Pandeglang, Banten, Rabu (9/9/2026).
Desi menyebutkan mendapat informasi bahwa salah satu pemandu yang ada di dalam kapal, Heriyanto, mengirim foto keberadaan mereka di dekat Krakatau. Foto tersebut terkirim di grup aplikasi pesan pada Senin (7/9), sekitar pukul 18.13 WIB.
Dalam foto tersebut, terlihat jelas Gunung Anak Krakatau dengan asap putih mengepul. Diperkirakan pengambilan foto berada di dekat Pulau Sertung.
Menurut Desi, suaminya sempat berbincang dengan temannya soal rencana turun di Sertung. Karena itu, dia menduga rombongan bisa saja turun.
"Sempat ngomong juga, 'Bisa nggak turun di Sertung?'" kata Desi kepada Andra.
"Nah, Bang Yandi ini ngasih rekomendasi, 'Kalau memang nggak memungkinkan, nggak usah turun.' Tapi kan kita nggak tahu, Pak, mereka di sana kayak gimana. Mereka turun atau nggak, kita nggak tahu," katanya.
Pulau Sertung bersama Pulau Rakata dan Krakatau berada dalam radius 3 kilometer dari kawah Gunung Anak Krakatau. Area tersebut harus dihindari karena status Gunung Anak Krakatau yang berada di level III atau siaga.





