Karhutla Belum Reda, Dinsos Kalsel Perpanjang Dapur Umum hingga 18 September
Hari Widodo September 10, 2026 09:03 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Selatan memperpanjang operasional dapur umum hingga 18 September 2026 untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Banjarbaru.

Dapur umum tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan permakanan petugas dan relawan di posko penanganan karhutla.

Jumlah makanan yang disiapkan mencapai sekitar 500 porsi setiap kali makan, atau sekitar 1.500 porsi dalam sehari untuk kebutuhan makan pagi, siang dan malam.

Kepala Dinsos Kalsel M Farhanie mengatakan, perpanjangan dilakukan karena penanganan karhutla masih berlangsung. Sebelumnya, dukungan dapur umum telah dilaksanakan sejak 26 Agustus hingga 8 September 2026.

“Dengan kondisi karhutla seperti ini berarti masih diperpanjang,” ujar Farhanie.

Baca juga: Karhutla Melanda Puncak Tengger Tahura Sultan Adam Kalsel , Heli Water Bombing Dikerahkan

Untuk tahap lanjutan, dapur umum Dinsos Kalsel disiagakan sebelum akan dievaluasi berdasarkan kondisi cuaca dan perkembangan karhutla.

Menurut Farhanie, kebutuhan permakanan juga mengalami peningkatan. Jika sebelumnya jumlah yang disiapkan berada di kisaran 400 porsi, kini diproyeksikan mencapai 500 porsi dalam sekali makan.

Dukungan dapur umum diarahkan ke sejumlah titik penanganan karhutla, di antaranya kawasan Guntung Damar dan Hutan Lindung. 4

Sebelumnya, dukungan permakanan untuk Hutan Lindung menjadi salah satu fokus Dinsos Kalsel, sementara kebutuhan di Guntung Damar dan Pengayuan turut ditopang dapur umum Polda.

Baca juga: BNPB Ungkap Kendala Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Karhutla Kalsel, Akui Sulit Temukan Bibit Awan

Farhanie mengatakan, operasional dapur umum akan menyesuaikan dengan perkembangan status siaga darurat karhutla di Kalsel. Berdasarkan SK Gubernur, masa siaga darurat masih menjadi dasar dalam pelaksanaan dukungan penanganan karhutla.

“Untuk dapur permakanan kami diminta siaga untuk support sampai 18 September. Nanti kita lihat lagi bagaimana kondisi cuaca,” katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki)





© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.