SURYA.CO.ID, KEDIRI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melanjutkan pengerjaan infrastruktur jalan menuju area Kawah Gunung Kelud.
Proyek pembangunan jalan cor di gunung Kelud itu sebagai komitmen memperkuat aksesibilitas kawasan wisata sekaligus mitigasi bencana.
Pembangunan itu digarap untuk memudahkan mobilitas wisatawan sekaligus menunjang tugas pemantauan Gunung Api oleh petugas terkait.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri memastikan pengerjaan proyek itu terus berjalan sesuai arahan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.
Baca juga: Wisata Gunung Kelud Tetap Buka, Kondisi Kawah Terbaru di Tengah Erupsi Gunung Api
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama menyampaikan bahwa pengerjaan fisik tahun ini difokuskan pada pelebaran dan pengerasan jalan utama.
"Pekerjaan telah kita mulai, penambahan jalan utama selebar 6 meter dengan panjang 243 meter," kata Irwan, Kamis (10/9/2026).
Pembangunan infrastruktur itu diarahkan hingga titik akhir di depan area parkir ojek motor.
Pilihan konstruksi menggunakan cor beton (rigid pavement) untuk mengantisipasi beban kendaraan serta kondisi medan ekstrem di kawasan gunung.
Akses yang kian memadai itu dinilai penting untuk mendukung efektivitas pemantauan rutin Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Baca juga: Pariwisata Kediri 2026 Digenjot, dari Museum hingga Potensi Air Panas Gunung Kelud
Di sisi lain, Pemkab Kediri bergerak cepat merespons isu kekhawatiran warga terkait peningkatan aktivitas Gunung Kelud.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri langsung meninjau Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Kelud untuk mendapatkan data akurat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri Ariyanto menegaskan kondisi aktivitas gunung api tersebut saat ini dalam keadaan aman.
"Berdasarkan hasil pemantauan hari Rabu, 9 September 2026 status Gunung Kelud masih berada di tingkat aktivitas Level 1 (normal)," terang Ariyanto.
Baca juga: Berburu Sate Premium Bu Sukowati di Lereng Kelud Kediri, Harus Booking WA Atau Gigi Jari
Kendati status berada pada Level I atau normal, faktor keselamatan pengunjung tetap menjadi prioritas utama.
BPBD imbau masyarakat dan pengunjung untuk mematuhi standar keamanan yang berlaku.
Wisatawan diminta untuk tidak mendekati area Kawah Gunung Kelud dalam radius batas aman 1 kilometer.
Melalui perbaikan jalan itu, Pemkab Kediri optimistis sektor pariwisata akan semakin berkembang seiring terjaganya sistem mitigasi bencana.