Gabriel Jesus menikmati debut kandang yang berkesan bersama Barcelona dengan menandai penampilan pertamanya di Camp Nou lewat sebuah gol dalam kemenangan 5-1 atas Feyenoord di Liga Champions. Mantan penyerang Arsenal itu menyamai rekor ikon Brasil, Rivaldo, di kompetisi elite Eropa setelah mencetak gol hanya beberapa menit usai masuk dari bangku cadangan. Seusai pertandingan, pemain berusia 29 tahun itu berbicara tentang emosinya setelah mewujudkan impian seumur hidup di hadapan stadion yang penuh sesak.
Barcelona melanjutkan performa impresif mereka di Liga Champions UEFA dengan kemenangan meyakinkan 5-1 atas Feyenoord di Camp Nou. Raphinha mencetak dua gol, disertai penyelesaian spektakuler dari Karim Adeyemi dan Lamine Yamal, sementara Gabriel Jesus menyempurnakan kemenangan telak tersebut pada fase akhir laga.
Dalam penampilan keduanya setelah kepindahannya dari Arsenal, pemain 29 tahun itu dimasukkan dari bangku cadangan pada menit-menit penutup untuk menjalani debutnya di kompetisi Eropa bersama Blaugrana. Hanya sesaat setelah menginjak lapangan, penyerang Brasil itu menyambut umpan lambung terukur dari Yamal dan menanduk bola ke gawang dengan sentuhan pertamanya di stadion tersebut.
Gol cepat itu membuat Jesus melakukan selebrasi khasnya di depan para pendukung tuan rumah, menutup penampilan dominan raksasa Catalan itu di panggung terbesar Eropa.
Mengenang debut impiannya di hadapan suporter Barcelona, penyerang Brasil itu mengakui bahwa membuka rekening golnya di Camp Nou memberinya sensasi yang berbeda dari apa pun yang pernah ia rasakan sepanjang kariernya.
"Saya merasakan hal yang sama seperti ketika mencetak gol profesional pertama saya. Ini jenis emosi yang berbeda," kata Jesus kepada wartawan setelah pertandingan. "Gol pertama saya di Camp Nou yang penuh, sesuatu yang selalu saya bayangkan, dan saya sudah bisa mewujudkannya pada pertandingan kedua saya untuk klub ini."
Gol Jesus membuat total koleksinya di Liga Champions menjadi 27 gol, menyamai Rivaldo — yang juga pernah membela Palmeiras dan Barcelona — di antara pencetak gol terbanyak Brasil dalam turnamen tersebut. Ia kini unggul atas Rodrygo dari Real Madrid, yang mengoleksi 26 gol dan saat ini masih menjalani pemulihan setelah operasi lutut yang membuatnya absen hingga 2027.
Saat menanggapi namanya yang kini sejajar dengan kompatriot legendarisnya, Rivaldo, Jesus menambahkan: "Rivaldo adalah pemain luar biasa, idola klub ini dan seseorang yang selalu saya kagumi di lapangan. Merupakan sebuah kehormatan untuk berbagi daftar ini dengan nama-nama besar dalam sejarah kami, dengan begitu banyak jenius dan bintang yang hanya bisa dihasilkan Brasil, masing-masing di era dan periode mereka sendiri saat bermain di Liga Champions."
Kompetisi elite ini memiliki arti pribadi yang besar bagi pemain 29 tahun tersebut, yang tetap termotivasi untuk mengangkat trofi setelah beberapa kekecewaan sebelumnya. Berbicara mengenai ambisinya, Jesus berkata: "Saya sangat suka bermain di kompetisi ini. Tahun lalu saya nyaris berhasil dan saya berharap musim ini akan berbeda."
Setelah kalah pada final 2021 bersama Manchester City melawan Chelsea, lalu mengalami kekalahan Arsenal lewat adu penalti dari PSG asuhan Luis Enrique di Budapest pada Mei lalu, Jesus bertekad menulis ulang kisahnya di Eropa. Dampak eksplosifnya di Barcelona memberi isyarat adanya babak baru, di mana ia bisa menjadi sosok penting dalam upaya mereka meraih sukses di benua ini.