Hari Pelanggan Nasional 2026, ParagonCorp Perkuat Inovasi Berbasis Konsumen
Titis Jati Permata September 11, 2026 08:32 AM

 

SURYA.co.id, SURABAYA - Kebutuhan konsumen terhadap produk kecantikan kini semakin beragam dan personal.

Perubahan tersebut mendorong ParagonCorp tidak hanya mengejar tren pasar, tetapi juga menjadikan pengalaman serta kebutuhan pengguna sebagai salah satu dasar dalam menentukan arah inovasi.

Momentum Hari Pelanggan Nasional 2026 dimanfaatkan ParagonCorp untuk kembali menegaskan pendekatan yang menempatkan konsumen sebagai bagian penting dalam proses pengembangan produk.

Bagi perusahaan kosmetik nasional tersebut, berbagai masukan dari konsumen dapat menjadi insight untuk memahami persoalan secara lebih mendalam sebelum diterjemahkan ke dalam riset, formulasi, teknologi, hingga pengalaman penggunaan.

Dari Masukan Konsumen Menjadi Inovasi

Deputy CEO and Chief R&D Officer ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, Sp.D.V.E., FINSDV, mengatakan pemahaman terhadap kebutuhan konsumen menjadi bagian penting dalam proses riset dan pengembangan.

“Apa yang mereka alami, butuhkan, dan harapkan menjadi salah satu input yang kami gunakan untuk melihat persoalan secara lebih mendalam. Selanjutnya, insight tersebut kami bawa ke dalam proses riset dan pengembangan untuk mencari pendekatan yang tepat, baik dari sisi formula, teknologi, maupun pengalaman penggunaan,” ujar Sari, Kamis (10/9/2026).

Menurut dia, proses memahami konsumen dilakukan dengan melihat berbagai perubahan yang terjadi, mulai dari kebutuhan kulit, gaya hidup, karakter generasi muda, kebutuhan perawatan pria, hingga perkembangan teknologi di industri kecantikan.

Dengan pendekatan tersebut, suara konsumen tidak berhenti pada tahap pengumpulan masukan, tetapi menjadi bahan yang dapat dipertemukan dengan kemampuan riset dan pengembangan perusahaan.

Produk Dikembangkan Sesuai Karakter Konsumen

Pendekatan berbasis kebutuhan konsumen tersebut tercermin dalam pengembangan sejumlah brand ParagonCorp.

LABORE, misalnya, dikembangkan dengan perhatian terhadap konsumen yang memiliki kebutuhan kulit sensitif, kemerahan, maupun reaktif.

Kebutuhan terhadap perlindungan kulit juga menjadi salah satu pertimbangan dalam pengembangan BiomeProtect Physical Sunscreen.

Produk tersebut disebut menggunakan mineral filter berupa Zinc Oxide dan Titanium Dioxide sebagai alternatif perlindungan terhadap sinar matahari bagi konsumen yang membutuhkan pilihan sunscreen dengan pendekatan yang sesuai untuk kulit sensitif.

Sementara itu, Tavi dan Emina dikembangkan dengan mempertimbangkan karakter konsumen muda yang memiliki kebutuhan serta preferensi berbeda.

Di segmen personal care pria, Kahf turut dikembangkan untuk mengikuti perubahan kebutuhan konsumen laki-laki terhadap produk perawatan diri.

Ragam produk tersebut memperlihatkan bagaimana perbedaan karakter dan kebutuhan konsumen dapat menjadi pertimbangan dalam pengembangan produk.

Teknologi Dorong Pengalaman Lebih Personal

Perubahan perilaku konsumen juga berjalan seiring dengan perkembangan teknologi. Kondisi tersebut membuka peluang bagi industri kecantikan untuk menghadirkan pengalaman yang semakin personal.

Salah satunya melalui pemanfaatan AI-powered skin diagnostic yang membantu konsumen memperoleh gambaran mengenai kondisi dan kebutuhan kulit secara lebih terukur.

Teknologi tersebut dapat memberikan informasi mengenai sejumlah kondisi kulit, seperti tingkat dehidrasi, pigmentasi, maupun sensitivitas.

Pemanfaatan teknologi menjadi salah satu cara untuk mempertemukan kebutuhan individual pengguna dengan pendekatan berbasis riset dan pengembangan.

Bagi ParagonCorp, kombinasi antara insight konsumen, riset, formulasi, dan teknologi menjadi bagian dari proses untuk menghasilkan produk maupun pengalaman yang semakin relevan.

Tak Sekadar Mengikuti Tren

Perkembangan kebutuhan konsumen membuat pengembangan produk kecantikan tidak lagi cukup hanya mengandalkan tren.

Perusahaan perlu memahami persoalan yang benar-benar dihadapi konsumen, termasuk bagaimana mereka memilih, menggunakan, dan merasakan manfaat dari sebuah produk.

Hal itu menjadi semakin penting karena produk yang sesuai bagi satu konsumen belum tentu memberikan pengalaman yang sama bagi konsumen lainnya.

Karena itu, momentum Hari Pelanggan Nasional 2026 dengan semangat “Karena Kamu Berarti” menjadi pengingat hubungan perusahaan dengan konsumen tidak hanya berlangsung pada saat transaksi.

Suara pelanggan justru dapat menjadi bagian dari proses untuk menentukan inovasi berikutnya.

Ke depan, ParagonCorp menyatakan akan terus mengembangkan pendekatan yang berpusat pada konsumen dengan menggabungkan insight pengguna, riset dan pengembangan, serta pemanfaatan teknologi.

“Sebab ketika pelanggan didengar, suara mereka tidak berhenti sebagai masukan. Suara tersebut menjadi bagian dari proses ParagonCorp untuk memahami, berinovasi, dan menghadirkan produk yang semakin relevan bagi kebutuhan mereka,” tutup Sari.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.