TRIBUNNEWS.COM - Nico Paz kembali mencatatkan namanya dalam sejarah Liga Champions. Gelandang muda Argentina itu mengikuti jejak Lionel Messi setelah menyumbangkan dua assist dalam kemenangan telak Como atas RB Leipzig.
Como menang 4-1 atas Leipzig pada matchday pertama Liga Champions di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Jumat (11/9/2026) dini hari WIB.
Kemenangan atas Leipzig menjadi awal yang sempurna bagi Como. Selain mencatat sejarah pada penampilan pertama di Liga Champions, mereka juga menjadi satu-satunya wakil Italia yang meraih kemenangan pada matchday pertama.
Tiga wakil Italia di matchday pertama mengalami hasil yang kurang memuaskan. Napoli 0-1 dari Arsenal, Inter Milan kalah 2-1 dari Real Madrid, dan AS Roma ditahan imbang 1-1 Fenerbahce.
Empat gol Como dicetak Martin Baturina pada menit ke-15, Anastasios Douvikas menit ke-38, Assane Diao menit ke-54, dan Máximo Perrone. Leipzig hanya mampu membalas melalui Andrija Maksimovic.
Bagi Como, kemenangan tersebut juga menghadirkan catatan istimewa. Mereka menjadi tim Italia kedua yang mampu mencetak lebih dari tiga gol dalam pertandingan debut di Piala Champions/Liga Champions.
Menurut catatan Opta, sebelumnya hanya Sampdoria yang mampu melakukan hal serupa ketika menang 5-0 atas Rosenborg pada September 1991.
Baca juga: Petinggi Como Tepati Janji, Penyambutan Liga Champions di Sinigaglia Makin Spesial
Namun, sorotan lain tertuju kepada Nico Paz. Pemain berusia 22 tahun 2 hari itu mencatatkan dua assist untuk Diao dan Perrone.
Catatan tersebut membuat pemain kelahiran 8 September 2004 itu mengikuti jejak Lionel Messi.
Ia menjadi pemain Argentina termuda yang memberikan dua assist atau lebih dalam satu pertandingan Liga Champions sejak Messi melakukannya saat berusia 21 tahun 120 hari ketika Barcelona menghadapi Basel pada Oktober 2008.
Dua assist itu pun menjadi semakin spesial karena Paz melakukannya pada pertandingan pertama Como di Liga Champions.
Menariknya, catatan tersebut bukan kali pertama Paz menyamai pencapaian Messi di kompetisi elite Eropa.
Pada 2023, ketika berseragam Real Madrid, Paz mencetak gol perdana di Liga Champions saat menghadapi Napoli. Madrid menang 4-2 dalam pertandingan tersebut.
Saat skor masih imbang 2-2 dan pertandingan memasuki menit ke-84, Paz muncul sebagai pembeda.
Ia mengecoh pemain Napoli sebelum melepaskan tembakan mendatar dari luar kotak penalti yang bersarang di pojok kiri bawah gawang.
Gol tersebut menjadi gol pertama Paz di Liga Champions sekaligus membuatnya masuk sejarah pemain Argentina.
Ketika itu, Paz berusia 19 tahun 82 hari dan menjadi pemain Argentina termuda kedua yang mencetak gol di Liga Champions.
Ia hanya berada di belakang Messi yang mencetak gol pada usia 18 tahun 82 hari saat menghadapi Panathinaikos pada November 2005.
Kini, Paz kembali mencatatkan namanya dalam daftar yang sebelumnya dihuni Messi. Bedanya, kali ini catatan tersebut hadir lewat kontribusi dua assist dalam debut Como di Liga Champions.
Baca juga: 5 Menit Kebahagiaan Cesc Fabregas, Kisah Como di Liga Champions Bukan Segalanya
Performa itu juga menjadi salah satu alasan Paz memilih bertahan di Como. Real Madrid masih memiliki opsi buy-back terhadap sang pemain, tetapi Paz memutuskan melanjutkan kariernya bersama klub Italia tersebut.
Paz mengaku pertandingan tersebut menjadi malam yang sangat istimewa bagi Como. Ia juga menyebut keputusan untuk bertahan di Sinigaglia terasa tepat setelah merasakan langsung atmosfer Liga Champions.
"Malam-malam seperti inilah yang jadi alasa saya ingin bertahan. Saya tahu di sinilah saya akan paling berkembang, dan saya sangat senang dengan keputusan saya. Saya telah membuat pilihan yang tepat," kata Paz kepada Sky Sport Italia.
"Itu adalah malam yang bersejarah, kami menjalani pertandingan yang luar biasa, kami sangat antusias untuk memainkan pertandingan ini, dan kami benar-benar bahagia," ujarnya.
Dengan kemenangan ini, Como untuk sementara menempati peringkat lima besar klasemen fase liga Liga Champions 2026/2027. Mereka akan bertandang ke markas Feyenoord di laga kedua.






(Tribunnews.com/Tio)