Detik-detik Tim Satgas Berjibaku Padamkan Karhutla, Angin Puting Beliung Muncul di Bangsal Aceh
Sesri September 11, 2026 12:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI – Tim Satuan Tugas (Satgas) Darat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kota Dumai dikejutkan dengan munculnya angin kencang yang berputar menyerupai puting beliung saat melakukan proses pendinginan di lokasi karhutla, Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan, Dumai pada Rabu (9/9/2026).

Fenomena angin berputar tersebut sempat terlihat melintas di kawasan yang sebelumnya terbakar.

Kondisi itu membuat tim satgas harus lebih berhati-hati dalam melakukan proses pendinginan, terlebih masih terdapat titik asap di lokasi.

Padahal, hujan deras mengguyur sejumlah wilayah Kota Dumai sejak Kamis (10/9/2026) dini hari hingga subuh.

Namun, kondisi berbeda terjadi di kawasan karhutla Bangsal Aceh, hujan yang turun di lokasi karhutla hanya tergolong ringan sehingga belum mampu memadamkan bara api secara menyeluruh.

Karhutla sebelumnya melahap sekitar 5 hektare lahan yang terdiri dari semak belukar dan perkebunan sawit.

Meskipun api utama telah berhasil dipadamkan, sejumlah titik asap masih terlihat sehingga proses pendinginan terus dilakukan oleh Satgas Darat.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Dumai, Wahyu Wicaksono mengungkapkan, secara umum kondisi karhutla di Bangsal Aceh sudah padam, namun, Tim satgas darat Karhutla  masih menemukan titik-titik asap yang berpotensi kembali memunculkan api.

"Untuk kondisi karhutla di Bangsal Aceh sudah padam, tetapi masih ada titik asap. Jadi tim satgas darat masih melakukan pendinginan di lokasi," katanya, Kamis.

Menurutnya, salah satu kendala yang dihadapi tim di lapangan adalah kondisi angin yang cukup kencang.

Bahkan, tim sempat menyaksikan adanya angin berputar yang menyerupai puting beliung di kawasan karhutla.

"Angin kencang menjadi kendala dalam proses pendinginan. Tadi sempat terlihat seperti angin puting beliung atau angin berputar di kawasan karhutla Sungai Sembilan," katanya.

Meski sempat membuat tim kewalahan, Wahyu memastikan kondisi tersebut tidak sampai membahayakan personel, angin berputar tersebut hanya melintas di sekitar lokasi dan hingga kini seluruh anggota Satgas Darat masih dalam kondisi aman.

Wahyu berharap, hujan kembali turun dengan intensitas lebih tinggi di kawasan Bangsal Aceh sehingga bara dan titik asap yang masih tersisa dapat benar-benar padam.

Selain ancaman api, Tambahnya, tim di lapangan juga tetap mewaspadai kemungkinan munculnya hewan liar dari kawasan yang terbakar.

Namun, hingga proses pemadaman dan pendinginan berlangsung, petugas belum menemukan adanya hewan buas di sekitar lokasi.

"Untuk hewan buas sejauh ini kami tidak bertemu. Semoga memang tidak ada, dan kepada masyarakat diharapkan tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan," pungkasnya.

(Tribunpekanbaru.com/ Donny Kusuma Putra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.