Begini Kondisi Truk Gas LPG setelah Menabrak Tronton di Desa Bohabak Boltara Sulut
Indry Panigoro September 11, 2026 01:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Begini kondisi Truk gas LPG 3 kilogram yang menabrak tronton di ruas jalan Trans Sulawesi Desa Bohabak 1, Kecamatan Bolangitang Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sulawesi Utara (Sulut), pada Kamis, (10/09/2026) tadi malam.

Desa Bohabak 1, Bolangitang Timur, Boltara, berjarak sekitar 200 kilometer dari Kota Manado dengan waktu tempuh darat via Jalan Trans Sulawesi sekitar 5-6 jam, tergantung kondisi lalu lintas dan perjalanan.

Jarak tersebut merupakan perkiraan perjalanan darat dari Manado menuju wilayah Bolangitang Timur, Boltara.

Saat ini truk LPG dengan Nomor Polisi DB 8176 HC tersebut masih terparkir di bahu jalan.

Sementara truk tronton dengan Nomor Polisi DB 8061 CK sudah tidak terlihat di lokasi tabrakan.

Pantauan Tribun Manado, Jumat 11 September 2026 bagian depan truk LPG sudah ditutup dengan terpal berwarna coklat.

Namun dari luar masih terlihat bagian depan truk mengalami penyok karena benturan keras.

Tampak serpihan-serpihan kaca mobil masih berserakan di lokasi kejadian.

Selain itu, truk sudah terlihat kosong. Muatan tabung LPG 3 kilogram di belakang truk sudah tidak ada.

Meski begitu, kondisi arus lalu lintas di seputaran lokasi tersebut terpantau lancar dan kondusif.

Berdasarkan informasi yang diterima dari Kasat Lantas Polres Boltara, IPTU Jemmy Waraba, saat ini kedua sopir telah sepakat untuk berdamai.

"Kedua bela pihak sudah damai. Dan saat ini sopir truk LPG sudah pulang. Begitu juga sopir tronton dan kendaraannya, sudah melanjutkan perjalanan," ujar Jemmy, melalui pesan WhatsApp.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun sopir truk LPG mengalami luka ringan di bagian tangan dan kaki. 

Diketahui peristiwa itu terjadi pada Kamis, (10/09) sekitar pukul 23:50 Wita.

Pada saat kejadian truk tronton sedang parkir karena sopir hendak membeli air mineral. 

Tiba-tiba datang dari arah Gorontalo menuju Manado truk bermuatan LPG 3 kilogram dan menabrak bagian belakang tronton.

"Kejadian sekitar jam 11 lewat 50 menit," kata Junaidi, warga di sekitar lokasi tabrakan.

Sementara itu sopir tronton Vein Lendongan (60) mengatakan, saat kejadian dirinya hendak parkir sebentar untuk membeli air mineral di kios samping jalan. 

"Saya sedang parkir tiba-tiba terdengar suara tabrakan di bagian belakang tronton," ucap Vein saat ditanyai Tribun Manado.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun sopir truk LPG mengalami luka ringan di bagian tangan dan kaki.

Pantauan Tribun Manado dilokasi kecelakaan, truk pengangkut LPG mengalami kerusakan parah dibagian depan.

Kacanya pecah dan berhamburan di aspal.

Tampak juga mesinnya sudah tidak bisa hidup sehingga harus ditarik oleh warga untuk dievakuasi ke pinggir jalan.(Pri)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.