TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA — Aksi brutal sekelompok orang tak dikenal yang diduga gangster kembali meresahkan warga Jakarta Utara.
Sejumlah pemuda yang tengah asyik nongkrong di Jalan Lagoa Sinar, Kecamatan Koja, mendadak diserang kawanan bersenjata tajam pada Rabu (9/9/2026) malam.
Aksi penyerangan tersebut sempat terekam kamera CCTV di sekitar lokasi. Berdasarkan rekaman video, para pelaku datang mengendarai sepeda motor secara berboncongan.
Baca juga: Seorang Pedagang dan Pelajar Ditangkap Polisi, Diduga Admin Medsos Gangster di Bogor
Awalnya pelaku terlihat berbincang dan melempar rokok ke arah korban hingga mengenai tembok.
Namun tak berselang lama, seorang pelaku berjaket hitam, mengenakan topi, dan bercelana panjang langsung turun dari motor sembari mencabut celurit.
Pelaku secara membabi buta mengayunkan senjata tajam ke arah korban, membuat para pemuda yang panik berhamburan menyelamatkan diri.
Pelaku Tak Dikenal Korban
Saksi mata di lokasi kejadian, Deni Aryanto, mengungkapkan bahwa kedatangan para pelaku berlangsung sangat cepat dan tanpa alasan yang jelas.
"Satu motor nyamperin, terus yang keduanya nyamperin selang berapa detik. Pertama pas dia datang itu lempar rokok, kedua tunjuk-tunjuk kami dan ketiga langsung main dibacok," ujar Deni, Jumat (11/9/2026).
Deni menegaskan bahwa ia dan rekan-rekannya sama sekali tidak mengenali para pelaku maupun memiliki masalah dengan pihak mana pun. Ia menduga kawanan gangster tersebut beraksi di bawah pengaruh minuman keras.
Dua Orang dilarikan ke RSUD Koja
Akibat penyerangan mendadak ini, dua orang pemuda menderita luka sabetan senjata tajam jenis celurit dan harus segera dilarikan ke rumah sakit.
"Terus ada luka juga di belakang punggung karena pas lagi duduk itu kan dibacok dari belakang," ucapnya.
Kedua korban saat ini menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja akibat luka bacok di bagian tangan, paha, serta punggung.
Warga sekitar sempat berupaya mengejar para pelaku, namun kawanan tersebut berhasil meloloskan diri menggunakan sepeda motor.
Deni menyebutkan bahwa kasus ini sudah dilaporkan ke pihak kepolisian dan petugas penyidik telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).