Israel Nekat Pancing Emosi Iran, Terowongan Hizbullah Dihantam, Tel Aviv Terancam Rudal 10 Menit
Hadiyya QurrataAyyuun September 11, 2026 12:42 PM

Israel kembali meningkatkan tekanan lewat operasi militernya di kawasan, termasuk menghancurkan jaringan bawah tanah Hizbullah.

Namun aksi tersebut bisa menjadi bumerang, karena setiap eskalasi baru berisiko membuat wilayah Israel masuk dalam ancaman rudal Iran.

Tentara Israel mengumumkan telah menghancurkan jaringan bawah tanah Hizbullah di ketinggian Ali al-Taher pada Kamis (9/9).

Operasi tersebut disebut berlangsung selama beberapa bulan dan melibatkan pasukan Divisi ke-36, Brigade Komando, serta Unit Teknik Khusus Yahalom.

Menurut militer Israel, jaringan itu terdiri dari delapan terowongan bawah tanah dengan panjang lebih dari 5.400 meter.

Pada fase akhir operasi, lebih dari dua kilometer jalur dan fasilitas bawah tanah disebut diledakkan.

Sebagian besar bunker dan pusat bawah tanah di kawasan tersebut juga diklaim telah dihancurkan.

Israel menyebut sekitar 1.110 ton bahan peledak digunakan untuk menghancurkan jaringan bawah tanah tersebut.

Aksi itu kemudian diikuti peringatan keras terhadap Hizbullah dan Republik Islam Iran.

Surat kabar Ma'ariv melaporkan Israel memperingatkan bahwa setiap respons dapat memicu serangan besar-besaran.

Di tengah ancaman tersebut, Israel juga disebut menyiapkan opsi serangan sepihak terhadap Iran.

Jika langkah itu benar-benar dilakukan, Israel justru berpotensi menghadapi ancaman balasan dari Teheran.

Iran memiliki sejumlah rudal balistik yang disebut mampu menjangkau wilayah Israel dari daratan Iran.

Mengutip Al Jazeera pada Jumat (11/9), jarak Iran dan Israel sekitar 1.500 kilometer.

Jarak tersebut masih berada dalam jangkauan sejumlah rudal Iran yang memiliki kemampuan hingga sekitar 2.000 kilometer.

Kheibar Shekan disebut memiliki jangkauan sekitar 1.450 kilometer, sedangkan Emad mencapai sekitar 1.700 kilometer.

Sementara Sejjil disebut memiliki jangkauan hingga sekitar 2.000 kilometer.

Dengan kemampuan tersebut, wilayah Israel berada dalam jangkauan sejumlah rudal balistik Iran.

Rudal Iran disebut dapat mencapai wilayah Israel dalam waktu sekitar 10 hingga 15 menit.

Artinya, semakin jauh Israel meningkatkan eskalasi, semakin besar pula risiko wilayahnya menjadi sasaran balasan rudal Iran.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.