Liputan6.com, Jakarta - Aktor Dimas Aditya kembali menyapa penikmat film Tanah Air lewat film horor Urang Bunian. Aktor berdarah Minang tersebut menyambut gembira keberanian sang produser mengangkat cerita rakyat dari tanah leluhurnya ke layar lebar.
Dimas Aditya mengaku tertarik terlibat di film tersebut karena memiliki kedekatan dengan budaya Minang yang menjadi bagian penting dalam cerita. Menurutnya, Sumatera Barat memiliki kekayaan budaya dan tradisi yang layak diperkenalkan kepada masyarakat luas.
"Apresiasi untuk Pak Johansyah yang mau angkat folklor dari Sumatera Barat. Awal terima ini karena Rendy yang kontak, kita sudah sama-sama teman. Lalu saya merasa Minang itu punya budaya yang luar biasa, di segala bidang. Dan Kebetulan saya orang Minang," ujar Dimas Aditya di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2026).
Di film produksi DHF Entertainment tersebut, Dimas memerankan Teddy, seorang dokter yang berlatar belakang tentara. Karakter tersebut memiliki dinamika emosional tersendiri, terutama ketika Teddy kembali dan harus berhadapan dengan keluarganya.
"Memang karakter yang datang ke saya belum pernah, sebagai tentara yang punya waktu pulang bertemu istrinya. Di sini kita selalu sharing karakternya mau dibawa ke mana. Awalnya saya berharap jadi orang Minang di sini," jelas Dimas.

Meski tidak memerankan tokoh Minang, keterlibatan Dimas di Urang Bunian tetap menghadirkan kebanggaan tersendiri. Ia berharap film tersebut dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan kekayaan budaya Ranah Minang kepada masyarakat Indonesia.
"Yang menjadi menarik ya budayanya. Saya bangga sebagai orang Minang bisa menasionalkan budaya Minang," ucap Dimas.

Di balik kebanggaan tersebut, Dimas harus melewati tantangan fisik selama proses syuting. Pengambilan gambar yang dilakukan di kawasan hutan Sumatera Barat dengan kondisi yang membuat pemain dan kru kesulitan membedakan waktu.
"Capek banget, karena kita syuting di hutan yang notabene tidak tahu ini sore apa malam. Kadang sampai lupa waktu. Yang ingat waktu pas salat saja," kenang Dimas.
Sementara itu, sutradara Rendy Herpy mengaku lega karena proses pajang produksi Urang Bunian akhirnya rampung dan siap disaksikan penonton. Rendy yang juga berdarah Minang sengaja mengangkat urban legend dari Sumatera Barat yang menurutnya masih jarang diadaptasi ke layar lebar.
"Alhamdulillah film ini sudah rampung, sudah cukup lama ya kita syuting akhirnya bisa tayang. Urang Bunian karena memang saya kebetulan dari Sumatera Barat. Ini urban legend dari Sumatera Barat jarang diangkat ke bioskop. Akhirnya kita putuskan angkat ini dan dibantu semua tim melalui riset yang cukup panjang lah," kata Rendy.
Selain Dimas Aditya, film Urang Bunian turut dibintangi nama nama seperti Adinda Thomas, Fauzan Nasrul, dan Ruth Marini. Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 17 September 2026.