Liputan6.com, Jakarta - Mesin pembakaran internal biasanya menjadi salah satu komponen yang harus dilindungi ketika kendaraan menerjang genangan air atau medan berat.
Namun, Horse Powertrain justru mengembangkan mesin yang dirancang untuk tetap beroperasi ketika terendam air hingga 1,1 meter.
Teknologi tersebut hadir melalui HORSE B20, mesin bensin empat silinder berkapasitas 2,0 liter yang dikembangkan untuk kendaraan hybrid dan penggunaan off-road ekstrem.
Dikutip dari laman Carscoops, Jumat (11/9/2026) HORSE B20 memiliki sertifikasi IPX8 dan dirancang untuk kendaraan seperti SUV maupun pikap yang membutuhkan kemampuan melintasi medan berat dan genangan air dalam.
Mesin ini juga diklaim mampu mempertahankan tenaga secara stabil ketika kendaraan menanjak dengan tingkat kemiringan hingga 100 persen.
HORSE B20 merupakan mesin bensin 2,0 liter empat silinder segaris dengan teknologi turbocharger dan direct injection.
Mesin tersebut menghasilkan tenaga antara 140-185 kW atau sekitar 188-248 hp, dengan torsi maksimum 300-380 Nm. Hingga memiliki bobot mesinnya juga tercatat sekitar 130 km.
HORSE B20 dirancang untuk digunakan pada berbagai jenis sistem elektrifikasi, mulai dari HEV, PHEV hingga REEV.
Artinya, mesin ini dapat menjadi bagian dari sistem penggerak kendaraan hybrid maupun kendaraan listrik dengan mesin pembangkit tambahan.
Kemampuan paling menarik dari HORSE B20 terletak pada sistem kedap airnya. Mesin yang di rancang menggunakan struktur yang disegel untuk memenuhi standar IPX8.
Horse Powertrain menyebut sistem tersebut memungkinkan mesin beroperasi pada kedalaman air hingga 1,1 meter.
Selain struktur kedap air, komponen kelistrikan dan sensor pada mesin juga dirancang untuk menghadapi kondisi tersebut.
Tidak hanya itu, mesin ini juga di lengkapi dengan sensor yang bisa memantau kondisi di sekitar mesin dan sistem kontrol dapat menyesuaikan respons mesin ketika mendeteksi kendaraan berada dalam kondisi terendam.
Dengan kemampuan tersebut, HORSE B20 ditujukan untuk kendaraan yang membutuhkan kemampuan melintasi medan ekstrem, termasuk SUV dan pikap yang digunakan untuk aktivitas off-road.
Meski dirancang untuk penggunaan berat, Horse Powertrain juga memperhatikan efisiensi mesin.
HORSE B20 menggunakan siklus pembakaran Miller yang diklaim mampu menghasilkan efisiensi termal pengereman hingga 48,4 persen.
Mesin tersebut juga menggunakan injektor bertekanan tinggi dan saluran masuk dengan high-tumble untuk membantu pencampuran udara dan bahan bakar.
Dengan desain piston turut memanfaatkan efek squish untuk meningkatkan proses pencampuran saat mendekati puncak kompresi.
Pada bagian luar, silinder HORSE B20 menggunakan blok aluminium tipe gantry dengan manifold knalpot terintegrasi.
Tidak hanya itu, mesin ini juga mendapatkan sistem balance shaft yang disederhanakan serta pompa oli dengan kapasitas yang dapat disesuaikan.
HORSE B20 bukan sekadar mesin konsep. Teknologi tersebut sebelumnya telah diperlihatkan pada Beijing Auto Show 2026.
Mesin ini kemudian digunakan dalam sistem plug-in hybrid pada Geely Galaxy Cruiser 700, SUV off-road yang saat ini tersedia untuk pasar China.
Pada kendaraan tersebut, HORSE B20 dipadukan dengan transmisi hybrid pintar HORSE 3DHT230 yang memiliki tiga tingkat percepatan.
Dengan kemampuan kedap air hingga 1,1 meter, efisiensi termal 48,4 persen, serta dukungan untuk HEV, PHEV dan REEV.
HORSE B20 menunjukkan bahwa mesin pembakaran masih dapat dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan kendaraan elektrifikasi dan penggunaan off-road ekstrem.