TRIBUNBANTEN.COM - Operasi pencarian lima jurnalis dan tiga kru speedboat yang hilang kontak saat meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau memasuki hari keempat, Jumat (11/9/2026).
Tim SAR Gabungan kini memfokuskan penyisiran di kawasan Pulau Sertung dan pulau-pulau sekitar Gunung Anak Krakatau untuk mencari petunjuk keberadaan para korban.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada area yang terlewat dalam operasi pencarian, terutama di wilayah pulau dan perairan yang berada di sekitar lokasi aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten, Al Amrad, mengatakan pencarian di kawasan pulau menjadi salah satu prioritas dalam operasi hari keempat.
Selain menyisir laut lepas, tim juga mengoptimalkan pencarian di sekitar Pulau Sertung yang berada tidak jauh dari Gunung Anak Krakatau.
Baca juga: Hari Keempat Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Tim Sisir Laut dan Pesisir Bengkunat Lampung
"Untuk pulau-pulau sekitar, itu kami melakukan pencarian kurang lebih 27 nautical mile dengan menggunakan KN Sartika dan RIB 02 Banten," ujar Amrad di Posko SAR Carita, Pandeglang, Jumat (11/9/2026).
Menurutnya, penyisiran dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang masih berstatus Level III atau Siaga.
Tim SAR Gabungan akan berupaya memeriksa area pesisir maupun perairan di sekitar pulau apabila kondisi di lapangan memungkinkan dan tidak membahayakan keselamatan personel.
Selain Pulau Sertung, operasi pencarian juga diarahkan ke sejumlah pulau lain di sekitar Gunung Anak Krakatau, seperti Pulau Rakata dan Pulau Panjang.
Ketiga pulau tersebut menjadi titik penting dalam pencarian karena berada di sekitar jalur yang diduga dilintasi rombongan jurnalis dan kru speedboat sebelum hilang kontak di perairan Selat Sunda.
"Kalau memang memungkinkan dengan kondisi cuaca di sana, dengan kondisi Gunung Anak Krakatau, kami akan upayakan masuk sampai ke tiga pulau tersebut," katanya.
Selain kawasan pulau, pencarian hari keempat diperluas hingga laut lepas.
Basarnas membagi operasi menjadi empat sektor dengan sejumlah alut yang menyisir wilayah perairan Lampung hingga Tanjung Panaitan.
Berdasarkan data BMKG, cuaca diperkirakan cerah berawan, dengan angin dari arah tengara menuju selatan berkecepatan 10 hingga 20 knot. Tinggi gelombang berkisar 0,5 hingga 2,5 meter.