Maguwoharjo Siap Bergemuruh, PSS Sleman Incar Kemenangan Perdana Lawan Madura United
Drajat Sugiri September 11, 2026 05:57 PM

TRIBUNNEWS.COM - PSS Sleman bersiap membuka lembaran baru di kandang sendiri pada pekan kedua Super League 2026/2027.

Super Elang Jawa akan menjamu Madura United di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (12/9/2026) pukul 15.30 WIB.

Laga ini menjadi kesempatan PSS untuk memburu kemenangan perdana setelah harus mengakui keunggulan Bali United 1-2 pada pertandingan pembuka di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Bermain di depan pendukung sendiri tentu menjadi suntikan energi tambahan bagi pasukan Pieter Huistra.

Apalagi, antusiasme PSS Fans menyambut laga kandang perdana musim ini begitu besar.

SELEBRASI - Para Pesepak bola PSS Sleman merayakan keberhasilan timnya promosi ke Super League musim 2026/2027 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (3/5/2026) sore. Keberhasilan tersebut dicapai PSS Sleman karena finis sebagai juara Grup B zona Timur Liga 2 2025/2026. TRIBUNNEWS/Muhammad Nursina
SELEBRASI - Para Pesepak bola PSS Sleman merayakan keberhasilan timnya promosi ke Super League musim 2026/2027 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (3/5/2026) sore. Keberhasilan tersebut dicapai PSS Sleman karena finis sebagai juara Grup B zona Timur Liga 2 2025/2026. TRIBUNNEWS/Muhammad Nursina (/Muhammad Nursina)

Tiket pertandingan PSS vs Madura United sebanyak 14 ribu lembar bahkan ludes hanya dalam waktu sekitar dua jam setelah penjualan dibuka.

Gambaran tersebut menunjukkan bahwa Maguwoharjo bakal kembali bergemuruh.

Pieter Huistra pun berharap dukungan dari tribun bisa menjadi tenaga ekstra bagi anak asuhnya untuk bangkit setelah hasil kurang maksimal di laga perdana.

Huistra Ingat Energi Sleman Fans di Gianyar

Dukungan suporter PSS sebenarnya sudah terasa sejak pertandingan pertama.

Saat menghadapi Bali United, PSS Fans rela melakukan perjalanan jauh ke Gianyar demi memberikan dukungan langsung kepada tim kesayangan mereka.

Bagi Huistra, kehadiran para suporter tersebut bukan sekadar pelengkap di tribun.

Energi dari PSS Fans justru ikut membantu para pemain ketika pertandingan berjalan dalam situasi sulit.

"Itulah mengapa, meskipun kami tertinggal 0-2, kami tetap bermain hingga akhir," kata Pieter Huistra seperti dikutip dari laman resmi iLeague.

"Kami terus berusaha mencetak gol dan para suporter sangat membantu kami. Kami merasakan energi positif yang mereka berikan," lanjutnya.

PSS memang akhirnya harus pulang tanpa poin.

Namun, semangat untuk terus mengejar hingga menit akhir menjadi salah satu hal positif yang dibawa Huistra menuju pertandingan berikutnya.

Kini, energi serupa bakal kembali dirasakan di Maguwoharjo.

Bedanya, kali ini PSS bermain di rumah sendiri dengan ribuan suporter yang siap memenuhi tribun.

Baca juga: Hasil Super League: Start Idaman Bali United, PSS Sleman Korban Pertama Serdadu Tridatu

Maguwoharjo Siap Bergemuruh

DUKUNGAN PENUH SUPORTER - Suporter setia PSS Sleman, Brigata Curva Sud (BCS) saat memberikan dukungan langsung pada laga final Liga 2 2025/2026 kontra Garudayaksa FC di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Sabtu (9/5/2026). Tribunnews/Abdul Majid (Tribunnews.com/Abdul Majid)

Antusiasme PSS Fans menyambut laga kandang perdana memang bukan isapan jempol.

Sebanyak 14 ribu tiket yang disediakan untuk pertandingan melawan Madura United habis terjual hanya dalam waktu sekitar dua jam.

Kondisi tersebut jelas menjadi kabar menggembirakan bagi Huistra.

Ia berharap dukungan tidak hanya hadir ketika PSS sedang berada dalam kondisi bagus, tetapi juga terus mengalir sepanjang musim.

"Mudah-mudahan pada pertandingan berikutnya dukungan tersebut kembali hadir," ujar Huistra.

"Saya berharap semua orang, baik setelah pertandingan, sebelum pertandingan, maupun sepanjang musim ini, mulai percaya bahwa ini bisa menjadi musim yang hebat bagi PSS Sleman di Super League musim ini," sambungnya.

Harapan tersebut terasa semakin penting karena PSS sedang mencari momentum kebangkitan.

Kekalahan dari Bali United membuat Super Elang Jawa belum mengantongi poin.

Karena itu, laga melawan Madura United menjadi kesempatan untuk membuka keran kemenangan sekaligus memberikan hadiah kepada PSS Fans yang sudah memenuhi stadion.

PSS Punya Rekor Positif Lawan Madura United

SELEBRASI - Pesepak bola PSS Sleman, Gustavo Tocantins selebrasi setelah mencetak gol saat melawan PSIS Semarang dalam pertandingan Liga 2 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (3/2/2025) sore. TRIBUNNEWS/Muhammad Nursina
SELEBRASI - Pesepak bola PSS Sleman, Gustavo Tocantins selebrasi setelah mencetak gol saat melawan PSIS Semarang dalam pertandingan Liga 2 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (3/2/2025) sore. TRIBUNNEWS/Muhammad Nursina (Tribunnews.com/Muhammad Nursina Rasyidin)

Selain faktor kandang dan dukungan suporter, PSS juga memiliki catatan pertemuan yang cukup menjanjikan.

Dalam lima pertemuan terakhir, PSS meraih dua kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya sekali kalah dari Madura United.

Bahkan, pertemuan terakhir kedua tim di markas PSS berakhir dengan kemenangan telak.

Pada 27 Desember 2024, PSS menggilas Madura United 4-0 di Stadion Manahan.

Cleberson, Dominikus Dion, Danilo Alves, dan Gustavo Tocantins menjadi pencetak gol kemenangan PSS saat itu.

PSS juga kembali mengalahkan Madura United pada pertemuan terakhir kedua tim, 24 Mei 2025, dengan skor 3-0 di Gelora Bangkalan.

Namun, PSS tentu tak boleh terlalu lama menengok catatan masa lalu.

Pasalnya, pertandingan di Maguwoharjo adalah cerita baru yang wajib untuk dimenangkan.

PSS harus tampil lebih berani, memperbaiki kekurangan dari laga kontra Bali United, dan memanfaatkan energi besar dari tribun.

Kini menarik dinantikan, apakah dukungan 14 ribu PSS Fans mampu mengantar Super Elang Jawa meraih kemenangan perdana di Super League 2026/2027.

(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.