Dua Ton Sampah Diangkat dari Saluran Irigasi di Mangunjaya Pangandaran
Machmud Mubarok September 11, 2026 07:05 PM

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Saluran irigasi di wilayah Dusun Sindangjaya, Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, dibersihkan dari tumpukan sampah dan sedimentasi. 

Sedikitnya dua ton sampah diangkat dalam kegiatan pembersihan yang melibatkan, Pramuka, pemerintah, petugas teknis, dan masyarakat setempat.

Kepala UPTD PSD A Wilayah Sungai Citanduy, Sonny Aprianto meminta masyarakat, khususnya warga Sindangjaya, tidak lagi membuang sampah ke saluran irigasi.

Menurutnya, keberadaan sampah dan sedimentasi dapat mengganggu fungsi saluran irigasi dalam mengalirkan dan membagi air kepada masyarakat, terutama para petani.

"Kami mengimbau masyarakat jangan membuang sampah di saluran irigasi. Saluran harus tetap optimal agar pembagian air dan kebutuhan masyarakat, khususnya petani, dapat berjalan dengan baik," ujar Sonny kepada Tribun Jabar di Sindangjaya, Jumat (11/9/2026) siang.

Pembersihan dilakukan melalui gerakan bersih-bersih dengan melibatkan unsur kecamatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pendidikan, petugas UPTD PSD A, serta masyarakat.

Baca juga: Dinas SDA Provinsi Jabar Bakal Rehab Total Irigasi Ciramajaya Tasikmalaya

Baca juga: 6.000 Hektare Sawah Produktif di Selatan Ciamis Terkendala Irigasi, Bupati: Bisa Panen 2-3 Kali

Dalam kegiatan itu, UPTD PSD A Wilayah Sungai Citanduy mengerahkan alat berat berupa ekskavator kecil dan wheel loader. 

Selain itu, disiapkan dump truck, karung, serta sejumlah petugas untuk mengangkut sampah dan sedimentasi dari saluran.

"Kegiatan ini merupakan pengangkatan sampah dan sedimen. Kami kirimkan ekskavator kecil, dump truck, karung, dan petugas. Masyarakat juga ikut membantu membersihkan saluran," katanya.

Pembersihan ini merupakan kelanjutan kegiatan yang telah dilakukan sejak Jumat pekan sebelumnya. Pengerjaan ditargetkan berlangsung hingga Minggu agar kondisi saluran dapat kembali optimal.

Selain penanganan sampah dan sedimentasi, kawasan Daerah Irigasi Citanduy juga akan mendapat penanganan lanjutan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) dari pemerintah pusat.

Kementerian Pekerjaan Umum nantinya akan melaksanakan pekerjaan rehabilitasi dan pemeliharaan Daerah Irigasi Citanduy sebagai tahap lanjutan.

"Harapannya kegiatan ini bisa optimal. Selanjutnya akan ada pekerjaan rehabilitasi dan pemeliharaan Daerah Irigasi Citanduy dari Kementerian PU," ucap Sonny.

Sonny menegaskan, penanganan infrastruktur irigasi tidak akan maksimal jika masyarakat masih menjadikan saluran sebagai tempat membuang sampah.

"Makanya, kami mohon kesadaran masyarakat untuk menjaga keberlanjutan fungsi jaringan irigasi, terutama dalam menjamin ketersediaan dan kelancaran distribusi air bagi sektor pertanian," ujarnya. *

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.