Siswi Sekolah Rakyat Meninggal, Pihak SR Tak Tahu Anisa Idap Kalenjar Tiroid Usai 2 Tahun di Asrama
Murhan September 11, 2026 07:49 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Siswi Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Sragen, Jawa Tengah Anisa Nur Fadilah atau ANF meninggal dunia.

Sebelum meninggal, siswi kelas XI A itu sempat kejang. 

Dia dinyatakan meninggal dunia di RSUD Kabupaten Sragen pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Imbas duka ini, pihak SRT 1 Sragen mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya siswi dari Desa Kedawung Kecamatan Mondokan itu.

Guru Bidang Kesiswaan SRT Sragen, Danang menyampaikan, ANF sebelum bersekolah di SRT mempunyai riwayat sakit kelenjar tiroid.

Siswi tersebut mengalami flu dan demam kemudian diperiksakan ke Puskesmas Mondokan sekitar seminggu terakhir.

Baca juga: Ada Binatang Kaki Seribu di Menu MBG, Korwil Ungkap Hasil Pemeriksaan SPPG: Sering di Dinding Dapur

"Sabtu (5/9/2026) pagi, Anisa demam dan diperiksakan ke Puskesmas Mondokan dari pihak SR," katanya kepada Kompas.com lewat aplikasi pesan singkat, Senin (7/9/2026).

Alami kejang-kejang

Dia menuturkan, anak itu masih demam hingga sore hari dan menolak ketika akan dibawa ke puskesmas lagi.

Lanjutnya, ANF izin pulang dan meminta pihak sekolah menghubungi orang tuanya.

"Lalu dijemput oleh orang tuanya Sabtu (5/9/2026) pukul 21.00," terangnya.

Sesampainya di rumah, terang Danang, ANF diberikan obat parasetamol oleh orang tuanya.

Obat itu berasal dari puskesmas tempat Anisa diperiksa sebelum dibawa pulang ke rumah.

Namun kondisi ANF tidak kunjung membaik hingga muntah pada malam harinya.

ANF kemudian dibawa ke Puskesmas Sukodono lantaran Puskesmas Mondokan penuh pada Minggu (6/9/2026).

"Di puskesmas, ANF mengalami kejang-kejang kemudian dirujuk ke RSUD Sragen," jelasnya.

Kondisi ANF kemudian drop dan mengalami kejang sebelum dinyatakan meninggal dunia di RSUD Sragen pada Minggu sekitar pukul 14.00 WIB.

Dinsos: Pihak SR Tak Tahu Penyakit Siswa

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Tengah Imam Masykur mengatakan, ANF telah sekitar dua tahun tinggal di asrama SR Sragen. 

Selama berada di sekolah tersebut, pihak SR disebut tidak mengetahui bahwa ANF memiliki penyakit dalam.

"Ini sudah tahun kedua dia di SR Sragen. Pihak SR tidak tahu kalau dia punya penyakit kelenjar tiroid. Seminggu terakhir kondisinya demam panas enggak turun-turun," kata Imam saat dikonfirmasi, Jumat (11/9/2026).

Kondisi ANF disebut mendadak menurun sekitar sepekan sebelum meninggal. Pihak SR Sragen telah membawa ANF ke RS Amal Sehat untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, kondisi ANF tidak kunjung membaik.

Berdasarkan informasi yang diterima Dinsos Jateng, ANF sempat menyampaikan keinginannya untuk kembali ke asrama SR Sragen.

Karena demamnya masih berlanjut, ANF kemudian dibawa kembali ke puskesmas terdekat. Pada malam harinya, ANF mengalami muntah-muntah.

"Paginya dibawa ke puskesmas. Dia infonya sempat kejang, habis itu dibawa ke RSUD Sragen. Di sana kondisinya drop sampai meninggal jam 14.00 WIB, tanggal 6 September," ujar Imam.

Imam mengatakan, penyakit kelenjar tiroid yang diderita ANF baru diketahui setelah dilakukan pemeriksaan di rumah sakit. Ia menilai penanganan yang dilakukan pihak SR Sragen terhadap kondisi ANF telah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

"Kalau lihat SOP, SR sudah betul. Mungkin dari orang tuanya enggak cerita, mungkin beberapa tahun ada gejalanya, mungkin belum kelihatan atau orang tuanya enggak cerita, enggak terus terang kepada pihak SR. Ketahuan tiroidnya di rumah sakit," tuturnya.

Meski demikian, Dinsos Jateng akan melakukan evaluasi terhadap sistem pemeriksaan kesehatan siswa SR.

Permohonan kepada Gubernur

Imam mengatakan akan mengajukan permohonan kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi agar pemeriksaan kesehatan siswa SR dapat diperkuat.

"Saya akan matur ke Pak Gub agar semua siswa gratis memeriksa siswa Sekolah Rakyat ini," katanya.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mendeteksi kondisi kesehatan siswa sejak awal sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Dinsos Jateng selanjutnya akan menyusun usulan perbaikan sistem pemeriksaan kesehatan bagi siswa SR untuk disampaikan kepada gubernur.

(Banjarmasinpost.co.id/Kompas.com)



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.