TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Keluhan warga terkait persoalan banjir dan genangan air mendapat respons Pemerintah Kota Medan. Beberapa titik rawan genangan dan banjir, drainase dan U-Ditch-nya sedang berjalan diperbaiki dan dibenahi, Jumat (11/9/2026).
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), Pemko Medan, Khairul Azmi terjun langsung memastikan pengerjaan sesuai target di kawasan Jalan Garu II B dan Jalan Ismailiyah.
"Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan drainase dan pemasangan U-Ditch berjalan sesuai perencanaan serta terintegrasi dengan baik," kata Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.
Kepala SDABMBK Kota Medan Khairul Azmi mengatakan, pekerjaan pembenahan drainase di sejumlah kawasan saat ini terus berjalan. Dan ada belasan titik lain yang dibenahi sedang berlangsung untuk antisipasi genangan dan banjir.
"Ini sudah berjalan semua. Nanti akan berlanjut untuk kawasan Kanal Raya dan kawasan STM, rencana hingga 2027," kata Azmi.
Menurutnya, pembangunan dan pembenahan sistem drainase menjadi salah satu langkah penting Pemko Medan dalam meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus mengantisipasi persoalan genangan.
"Dengan sistem drainase yang lebih baik, aliran air diharapkan dapat berjalan lebih lancar sehingga potensi genangan, khususnya saat hujan deras, dapat ditekan," ujarnya
Kata Azmi, peninjauan langsung ke lokasi juga dilakukan untuk memastikan pekerjaan infrastruktur benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Adapun titik drainase dan pemasangan U-Ditch lain yang dibenahi yakni di Jalan Tangguk Utama, Jalan Buku, Marelan II, Jalan Mangaan I, Jalan Platina IV, Jalan Tanah Lapang Kecil (Medan Maimun), Jalan Suka Sehat, Jalan Abdul Hakim, Jalan Lampu.
Pembenahan drainase tersebut disambut positif warga di kawasan Jalan Garu dan Jalan Ismailiyah. Warga berharap pembangunan yang dilakukan tidak hanya memperbaiki saluran drainase, tetapi juga menjadi solusi terhadap persoalan genangan yang selama ini mengganggu aktivitas masyarakat saat hujan turun.
"Kami berharap saluran yang dibangun dapat berfungsi optimal, memiliki kapasitas yang memadai, serta terawat sehingga tidak kembali tersumbat," kata Razali warga Ismailiyah.
Warga juga berharap pembenahan drainase dapat dilanjutkan secara menyeluruh hingga ke titik-titik lain yang selama ini rawan mengalami genangan.
(Dyk/Tribun-Medan.com)