TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi gempa bumi lagi di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat 11 September 2026.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut, gempa tersebut berkekuatan magnitudo 2.7.
Gempa terjadi pada pukul 20:27:13 WIB.
Titik koordinat gempa bumi berada pada 7.77 Lintang Selatan - 120.43 Bujur Timur.
Lokasi tersebut berjarak sekitar 94 kilometer arah utara Ruteng.
Sementara kedalaman gempa cukup dangkal.
Yakni sejauh 4 kilometer di bawah permukaan laut.
BMKG memberikan catatan bahwa informasi ini mengutamakan kecepatan.
"Sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG dalam akun X BMKG.
Lokasi gempa cukup jauh dari Provinsi Sulawesi Utara.
Berjarak sekitar 980 kilometer (ditarik garis lurus dari titik koordinat di Laut Flores menuju wilayah perbatasan paling selatan Sulawesi Utara di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan).
Berjarak sekitar 1.138 kilometer (ditarik garis lurus dari titik koordinat menuju pusat Kota Manado di ujung utara Pulau Sulawesi)
Catatan:
Gempa bumi yang dilaporkan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) kadang tidak terasa oleh masyarakat karena beberapa faktor teknis dan alamiah.
Banyak gempa yang tercatat adalah gempa kecil, kurang dari magnitudo 4,0 terutama yang sering terjadi di wilayah aktif.
Meskipun alat seismometer sangat sensitif, guncangan magnitudo kecil sering kali tidak terasa oleh manusia.
Gempa yang berpusat di kedalaman yang sangat dalam sering kali tidak terasa di permukaan karena energi guncangannya sudah teredam oleh lapisan bumi sebelum mencapai permukaan.
Lokasi masyarakat yang berada jauh dari pusat gempa menyebabkan getaran terasa sangat lemah atau tidak terasa sama sekali.
BMKG menggunakan teknologi seismometer canggih yang mampu mendeteksi guncangan super kecil, yang tidak dirasakan manusia namun penting bagi ilmuwan untuk memetakan aktivitas tektonik.
Tanah lunak dapat memperkuat guncangan, sedangkan tanah keras atau batuan padat cenderung meredam getaran.
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini