Mahasiswa USK Bawa Solusi Ketahanan Finansial UMKM Aceh ke Pentas Nasional
Saifullah September 11, 2026 11:03 PM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saifullah | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional.

Tim AURORA berhasil meraih penghargaan Best Presentation pada babak final kompetisi ACTION! 2026 yang diselenggarakan Asuransi Astra.

Tim AURORA menjadi satu dari 12 tim yang berhasil melaju ke babak final kompetisi tersebut.

Tim ini beranggotakan Muhammad Ferdian dari Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik USK, serta Dinda Yumna Nursyadrina, dan Adinda Fitriani dari International Accounting Program, Fakultas Ekonomi dan Bisnis USK.

Dalam mengikuti kompetisi, AURORA mendapat bimbingan dari Ir Raihan Dara Lufika, ST, MSc, dosen Program Studi Teknik Industri USK.

Prestasi tersebut tidak hanya menjadi pencapaian dalam kompetisi mahasiswa.

Tetapi juga menunjukkan kemampuan mahasiswa USK mengangkat persoalan yang dihadapi masyarakat Aceh menjadi gagasan yang dapat bersaing di tingkat nasional.

Pada kompetisi ACTION! 2026, peserta ditantang menghasilkan solusi kreatif untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

Baca juga: Tiga Mahasiswa USK Sukses Presentasikan Hasil Penelitian pada Konferensi Internasional ICOSPALL 2026

Tim AURORA kemudian memilih fokus pada literasi dan ketahanan finansial pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Selama kurang lebih tiga bulan, tim melakukan berbagai tahapan mulai dari riset, diskusi, penyusunan konsep, revisi, validasi hingga implementasi langsung di lapangan.

Dari proses tersebut, mereka mengembangkan Triple A Strategy, yakni Awareness, Assessment, and Action.

Strategi tersebut dirancang untuk membantu pelaku UMKM tidak hanya memahami risiko finansial.

Tetapi juga mengetahui dampaknya terhadap usaha dan mengambil langkah konkret untuk meningkatkan ketahanan bisnis.

Project Leader AURORA, Muhammad Ferdian mengatakan, proses mengikuti kompetisi memberikan pengalaman penting bagi tim.

Karena mereka tidak hanya menyusun gagasan secara teoritis, tetapi juga menguji penerapannya secara langsung.

“Perjalanan selama tiga bulan ini bukan hanya tentang mempersiapkan sebuah kompetisi,” urai dia.

“Kami banyak melakukan diskusi, revisi, validasi, hingga turun langsung untuk melihat bagaimana solusi yang kami bangun dapat diterapkan kepada UMKM,” ujar Ferdian.

Dengan dukungan Asuransi Astra, AURORA kemudian mengimplementasikan sejumlah program.

Baca juga: Angkat Isu Kesehatan Mental Pascabanjir, Mahasiswa USK Borong 3 Medali

Salah satunya AURORA STAR (Strategi Tangguh & Aksi Risiko) melalui kegiatan Financial Health Workshop yang digelar di Nagita Cafe, Banda Aceh.

Kegiatan tersebut diikuti 30 pelaku UMKM yang mayoritas bergerak di sektor fashion serta food and beverage.

Para peserta berada pada rentang usia 21 hingga 32 tahun.

Selain pelatihan kelompok, AURORA juga menjalankan program Financial Companion 1-on-1 dengan mendatangi langsung sejumlah pelaku UMKM di Pasar Aceh dan kawasan Car Free Day (CFD) Banda Aceh.

Program pendampingan tersebut telah menjangkau 12 UMKM dan dilaksanakan bersama mahasiswa konsultan dari ShARE USK.

Pendekatan langsung tersebut memungkinkan tim memahami kondisi dan kebutuhan pelaku UMKM secara lebih dekat.

AURORA juga mengembangkan AURORA Assessment Engine, sebuah platform digital yang memungkinkan pelaku UMKM melakukan asesmen terhadap kondisi dan profil risiko finansial secara personal.

Platform tersebut dirancang agar dapat digunakan secara berkelanjutan sehingga pelaku usaha dapat memantau perkembangan kondisi finansial dan tingkat ketahanan usahanya dari waktu ke waktu.

Kolaborasi lintas disiplin menjadi salah satu kekuatan tim AURORA.

Mahasiswa Teknik Industri dan International Accounting Program memadukan kemampuan analisis proses, bisnis, dan keuangan untuk menghasilkan solusi yang tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga dapat diterapkan kepada masyarakat.

Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa Aceh memiliki kemampuan untuk bersaing dalam kompetisi nasional dengan mengangkat persoalan lokal sebagai sumber inovasi.

Tim AURORA berharap program yang telah dikembangkan tidak berhenti setelah kompetisi berakhir.

Mereka berkomitmen agar AURORA Assessment Engine dan Financial Companion dapat terus dikembangkan sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh lebih banyak pelaku UMKM.

Penghargaan Best Presentation pun diharapkan menjadi pijakan awal bagi AURORA untuk melanjutkan gagasan tersebut.

Dari Banda Aceh, tim mahasiswa USK tersebut membuktikan bahwa persoalan di tingkat lokal dapat melahirkan inovasi yang mampu tampil di panggung nasional melalui riset, kolaborasi, dan implementasi langsung di masyarakat.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.