TRIBUNNEWS.COM - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, kembali menyita perhatian saat melakukan sesi konferensi pers sebelum pertandingan melawan Rayo Vallecano.
Real Madrid memang akan menghadapi Rayo Vallecano di pertandingan pekan 5 Liga Spanyol pada Minggu (13/9/2026) dini hari.
El Real akan bertindak sebagai tuan rumah dengan menggelar pertandingan ini di Santiago Bernabeu.
Bagi Real Madrid, menggelar pertandingan kandang tak selalu menjadi sebuah hal mudah.
Tekanan dan ekspektasi yang datang dari penggemar benar-benar besar bagi para pemain.
Sebagaimana yang dirasakan para pemain bintang mereka saat ini, seperti Kylian Mbappe, Vinicius Junior, hingga Jude Bellingham.
Ketiganya pernah dan masih menjadi sasaran sorakan penggemar tim sendiri.
Performa yang dianggap belum memenuhi standar Real Madrid akan mendapatkan perhatian besar.
Dalam beberapa waktu terakhir sepertinya penggemar Real Madrid terbelah opininya soal Vinicius Junior.
Vini Jr dianggap lebih banyak terlibat kontroversi daripada memberikan sesuatu yang konkret untuk El Real.
Baca juga: Bukan Kalah Saing dari Real Madrid, Deco Ungkap Alasan Kegagalan Transfer Bernardo Silva
Masuknya Jose Mourinho sebagai pelatih baru membuat situasinya tak menjadi lebih mudah begitu saja.
Beda Mourinho dari beberapa pelatih El Real sebelumnya adalah ia tak segan memberikan dukungan kepada pemain asal Brasil itu.
Hal yang sama barangkali tak begitu didapati dari Xabi Alonso dan Alvaro Arbeloa yang sempat mendapatkan amanah sebagai pelatih tim ini musim lalu.
Jose Mourinho mengingatkan penggemar bahwa Vinicius Junior berkontribusi dengan luar biasa bagi Real Madrid.
"Di Portugal ada sebuah peribahasa, saya tidak tahu apakah ada peribahasa yang sama atau mirip di Spanyol, 'Kita hanya melempar batu ke pohon yang berbuah. Kita tidak melempar batu ke pohon yang tidak menghasilkan apa-apa.'
"Dan Vinicius Junior punya banyak buah. Apa yang sudah dia lakukan di sini selama beberapa tahun terakhir? Berapa banyak gelar Liga Champions yang sudah dia menangkan? Berapa banyak gol yang sudah dia cetak? Berapa banyak pertandingan dua leg di fase gugur yang sudah dia menangkan? Apa yang sudah Vinícius Júnior lakukan di sini selama lima atau enam tahun terakhir sejak dia berada di sini? Bahkan mungkin lebih lama lagi," terang Mourinho dikutip dari Managing Madrid.
Kontribusi pemain asal Brasil ini tak hanya soal mencetak gol atau assist.
Memang dari kacamata itu, kontribusi Vini belum sementereng Kylian Mbappe.
Namun itulah inti dari pembelaan Mourinho.
Peran Vini dan Mbappe saat ini benar-benar berbeda di Real Madrid.
Vinicius Junior lebih diberikan kebebasan bergerak dari sisi kiri.
Sedangkan Mbappe ditugaskan lebih ke area sentral, dengan sesekali melakukan tusukan dari sisi kiri.
Pada akhirnya, tugas utama mencetak gol di Real Madrid dibebankan kepada Mbappe, bukan Vini.
Mourinho menggarisbawahi Vinicius Junior kini lebih punya kemauan dan kemampuan membantu pertahanan.
Ia menggalang pertahanan dari lini depan dengan menekan lawan dan merebut bola yang menimbulkan kepanikan.
"Dan di era yang penuh dengan data seperti sekarang, data sangatlah objektif. Dia sudah sangat dekat dengan kecepatan maksimalnya, sangat dekat. Dia telah melampaui catatan terbaiknya dalam hal berlari dengan intensitas tinggi musim ini. Jumlah bola yang direbut kembali: rekor. Jumlah bola yang direbut kembali di sepertiga area pertahanan: rekor. Dia akan segera tiba. Dia akan segera tiba," terang Mourinho.
(Tribunnews.com/Guruh)