TRIBUNSUMSEL.COM -- Grup musik Juicy Luicy akhirnya menyampaikan klarifikasi resmi terkait pembatalan penampilan mereka dalam acara konser di Batam.
Isu pembatalan ini sebelumnya memicu perbincangan hangat di media sosial setelah muncul kabar mengenai kendala biaya kelebihan bagasi (excess baggage) rombongan yang mencapai Rp64 juta, hingga akhirnya membuat mereka memutuskan untuk tidak berangkat.
Di sisi lain, pihak penyelenggara acara sempat memberikan tanggapan dengan menyatakan bahwa seluruh kewajiban pembayaran honor (fee) serta kebutuhan akomodasi telah diselesaikan sesuai kesepakatan dan sudah diterima oleh manajemen Juicy Luicy.
Menanggapi pernyataan dari pihak penyelenggara tersebut, Juicy Luicy memberikan penjelasan terbuka melalui akun Instagram resmi mereka.
Mereka menegaskan bahwa sejak awal sebenarnya tidak memiliki niat sedikit pun untuk memperpanjang persoalan atau memicu konflik terbuka di ruang publik.
Namun, sikap diam dan niat baik yang mereka ambil justru berdampak sebaliknya.
Juicy Luicy mengaku malah mendapat perlakuan tidak menyenangkan di media sosial, mulai dari gelombang kritik hingga tindakan intimidasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Baca juga: Isi Chat Uan Juicy Luicy Diduga Minta PAP ke Fans di Tengah Heboh Batal Tampil di Batam
“Kami yang berniat baik hati untuk tidak memperpanjang masalah ini malah mendapatkan ujaran kebencian, peretasan dan teror," ujar Juicy Luicy, Tribunsumsel.com dari laman instagram resminya pada Sabtu (12/9/2026).
Menghadapi tekanan dan berbagai aksi peretasan tersebut, grup musik asal Bandung ini memilih untuk meresponsnya secara bijak tanpa bermaksud menyudutkan pihak manapun secara spesifik.
"Yang entah siapa yang melakukan semoga Tuhan mengampuni perbuatan anda," lanjutnya.
Mengenai sisa uang pembayaran konser yang sudah diterima dari pihak penyelenggara, Juicy Luicy menegaskan tidak akan menggunakannya untuk kepentingan pribadi maupun manajemen.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan empati, mereka memutuskan untuk mengalokasikan seluruh dana tersebut guna membantu masyarakat yang membutuhkan di wilayah Batam.
“Kami tidak berniat untuk menikmati sisa pembayaran penyelenggara, maka itu kami akan menyumbangkan 100 persen dana tersebut kepada orang-orang yang membutuhkan di Batam," ungkap Juicy Luicy.
Sebagai bentuk transparansi kepada publik dan para penggemar, pihak manajemen Juicy Luicy berjanji akan mengunggah serta menyertakan bukti sah penyaluran donasi tersebut setelah seluruh proses distribusinya selesai dilaksanakan di lapangan.
"Buktinya akan kami sertakan apabila telah selesai dilakukan,” pungkasnya.
Baca juga: Sosok Uan Kaisar Vokalis Juicy Luicy, Akun IG Menghilang usai Batal Manggung di Batam Gegara Bagasi
Meski merasa dirugikan, Juicy Luicy menyadari dampak pembatalan ini bagi para penikmat musik mereka.
Mereka menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh penggemar yang telah membeli tiket.
“Kami mengerti kekecewaan para penggemar yang telah membeli tiket untuk menonton kami, untuk mereka, maaf yang sedalam-dalamnya dari lubuk hati kami.”
"Kami pun jauh sekali dari sepurna sebagai manusia, sehingga seringkali terucap kata-kata dan terdapat perilaku kami yang kurang pantas, untuk itu, dengan segala kerendahan hati kami juga minta maaf."
Kendati demikian, Juicy Luicy menolak disalahkan atas kerugian atau dampak yang dialami oleh penyelenggara akibat kelalaian mereka sendiri.
“Namun, apakah perlu kami meminta maaf untuk konsekuensi yang dihadapi penyelenggara atas perbuatan dan kelalaiannya sendiri?,” tegas Juicy Luicy.
Menanggapi beragam reaksi publik setelah insiden ini, pihak band mengaku telah mengantongi seluruh data transaksi dan siap membuktikannya di muka hukum jika diperlukan.
“Kami memiliki semua bukti dan bersedia apabila penyelenggara akan membawa ini ke jalur hukum,” pungkasnya.
(*)
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com