Laporan Wartawan TribunJatim.com, Anggit Pujie Widodo
TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Perjalanan malam sebuah Toyota Hiace berujung tragis di ruas Tol Jombang-Mojokerto (Jomo), Jumat (11/9/2026) malam.
Minibus tersebut menabrak bagian belakang truk bermuatan gipsum di KM 687+200 jalur B.
Baca juga: Sopir Diduga Mengantuk, Travel Hiace Tabrak Bak Truk Tronton di Tol Jombang, 4 Tewas Tergencet
Empat penumpang Hiace meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 23.30 WIB tersebut.
Kanit 3 PJR Polda Jatim, AKP Sudirman mengatakan, kecelakaan melibatkan Toyota Hiace bernopol L 7178 AH dan truk bernopol R 8187 OT.
Kedua kendaraan saat itu sama-sama melaju dari arah Surabaya menuju Jawa Tengah.
"Setiba di lokasi, diduga pengemudi mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kiri dan menabrak bak truk yang berada di depannya," ucap Sudirman dalam keterangan yang diterima Tribunjatim.com, Sabtu (12/9/2026).
Benturan keras membuat bagian depan hingga badan Toyota Hiace mengalami kerusakan parah.
Sejumlah penumpang terjebak dan harus dievakuasi petugas.
Empat penumpang yang meninggal dunia masing-masing Kukuh Bimbing (22), warga Karanganyar; Dwi Raharjanto (49), warga Klaten; Tendi Anggoro (28), warga Wonogiri; serta Prawoto (55), warga Sukoharjo.
Selain empat korban meninggal, tujuh orang lainnya mengalami luka ringan.
Mereka adalah pengemudi Hiace Eko Budianto Setiawan (38), warga Kota Serang; Lidia Yustika (28), warga Surabaya; Edi Mursito (55), warga Sukoharjo; Ismaya Salindri (35), warga Surakarta; Ghofur Y Saputra (37), warga Malang; Sunarto (46), warga Parigi Moutong, Sulawesi Tengah; dan Yudha (26), warga Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Sementara itu, dua orang yang berada di dalam truk, yakni Muhar (55) dan Arif Purwanto (16), keduanya warga Purbalingga, dilaporkan tidak mengalami luka.
Menurut Sudirman, kondisi lalu lintas saat kecelakaan terjadi relatif lancar.
Cuaca juga cerah.
Petugas kemudian melakukan evakuasi terhadap para korban sekaligus kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Korban meninggal dunia dievakuasi dari lokasi, sedangkan korban luka mendapatkan penanganan medis.
"Petugas sudah melakukan penanganan dan evakuasi terhadap korban maupun kendaraan yang terlibat. Perkara kecelakaan ini masih ditangani untuk penyelidikan lebih lanjut," ujarnya melanjutkan.
Sudirman mengingatkan pengendara untuk tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan ketika rasa kantuk mulai muncul, terlebih saat berkendara pada malam hari.
"Jangan memaksakan diri karena kondisi mengantuk bisa membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," pungkasnya.