Tak Semua Tanaman Obat Aman Dikonsumsi Rutin, Termasuk Daun Sirsak
Benedikta Desideria September 12, 2026 02:00 PM

Liputan6.com, Jakarta - Banyak masyarakat awam meyakini tanaman obat aman dikonsumsi. Faktanya, tidak selalu demikian.

Sejumlah tanaman yang dipercaya memiliki khasiat tertentu justru dapat berisiko bagi kesehatan jika dikonsumsi tanpa pengetahuan yang tepat.

Pakar Bidang Biologi Farmasi Fakultas Farmasi UGM, Dr. Djoko Santosa, M.Sc., mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap semua tanaman obat otomatis aman. 

Djoko mengungkapkan sejumlah tanaman yang dipercaya memiliki khasiat tertentu justru perlu diperhatikan secara hati-hati karena dapat menimbulkan risiko kesehatan apabila dikonsumsi atau diolah tanpa pengetahuan yang tepat.

“Ada tanaman-tanaman yang memang harus kita hati-hati dalam penggunaannya karena bisa berisiko bagi tubuh,” jelas Djoko di hadapan Kelompok PKK Padukuhan Karanggayam,di Balai Padukuhan Karanggayam, Sleman, DIY, Sabtu (5/9/2026).

Ia mencontohkan daun sirsak, daun rondo noleh atau rondo semoyo yang dikenal sebagai “daun insulin”, daun mindi atau mimbo, serta brotowali yang menurutnya perlu diwaspadai karena dapat berisiko bagi kesehatan.

Konsumsi daun sirsak secara terus-menerus dapat mempengaruhi saraf dan kesehatan ginjal. Bahkan daun rondo noleh dan daun mindi perlu dihindari karena turut berisiko terhadap ginjal.

Lalu, saat membeli jamu pahitan, Djoko mengingatkan masyarakat untuk memastikan bahan yang digunakan.

“Kalau mau membeli jamu pahitan, tanya dulu ini yang direbus itu brotowali atau sambiloto. Kalau sambiloto boleh, tapi kalau brotowali saya nggak mau beli,” ujarnya.

“Jadi tidak semua yang disebut tanaman obat itu kemudian bagus dan aman untuk kita konsumsi. Ada tanaman-tanaman yang memang harus kita hati-hati dalam penggunaannya karena bisa berisiko bagi tubuh,” jelas Djoko mengutip laman UGM. 

Contoh Lain: Kunyit Asam

Kunyit Asam/cookpad
Kunyit Asam/cookpad

Menurut Djoko, penggunaan tanaman obat tetap perlu memperhatikan takaran, cara pengolahan, serta kondisi tubuh masing-masing orang.

Bahan yang aman dikonsumsi dalam jumlah tertentu belum tentu memberikan efek yang sama jika digunakan secara berlebihan atau pada orang dengan kondisi kesehatan tertentu.

Ia mencontohkan kunyit asam yang dapat dikonsumsi dalam jumlah wajar. Namun, jika setelah mengonsumsinya muncul reaksi alergi atau keluhan tertentu, penggunaannya perlu dihentikan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.