81 Persen Wilayah RI Masih Musim Kemarau, Tapi Daerah Ini Akan Turun Hujan
GH News September 12, 2026 03:08 PM
Jakarta -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi merilis prakiraan cuaca Indonesia untuk periode 11-17 September 2026. Dalam laporan itu disampaikan bila sebaran asap masih bertahap di tengah musim kemarau yang tengah memanggang Indonesia.

Hingga pertengahan September 2026, 81,1 persen wilayah Indonesia masih dalam musim kemarau. Dengan begitu, kondisi kering masih berlanjut dengan curah hujan yang rendah.

"Curah hujan umumnya 0-150 mm/dasarian, dengan sebagian besar wilayah masih

El Nino Sangat Kuat

Musim kemarau di Indonesia diperparah dengan hadirnya fenomena El Nino. BMKG mencatatkan kondisi El Nino saat ini masuk dalam kategori sangat kuat dengan suhu maksimum mencapai 38,6 derajat celcius.

Suhu tinggi ini meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan penurunan kualitas udara. Berbicara tentang karhutla, berbagai titik panas atau masih terpantau di wilayah-wilayah yang hingga kini masih terbakar.

Wilayah karhutla yang dimaksud dengan tinggi, terkonsentrasi di Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, dan Papua Selatan.

Ada Wilayah yang Hujan

Meski musim kemarau masih kuat-kuatnya, BMKG menilai masih ada hujan di sejumlah wilayah RI dengan intensitas sedang-lebat. Hujan diprakirakan turun di wilayah Sumatera dan Kalimantan Utara dengan instansitas sedang-lebat.

Sedangkan beberapa wilayah Sumatera lainnya, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua diprediksi mengalami hujan ringan-sedang. Ini menjadi kabar baik, terutama untuk membantu meredakan dampak karhutla yang semakin meluas.

Untuk periode 11-17 September 2026, hujan berpotensi kembali turun karena hadirnya fenomena Gelombang Rossby Ekuatorial, Gelombang Kelvin, daerah perlambatan dan pertemuan angin, kondisi atmosfer yang cukup labil, dan konvektif lokal.

Adapun wilayah-wilayah yang berpotensi hujan pada periode 11-17 September 2026, yaitu:

11-13 September 2026

Waspada (Hujan sedang-lebat)

  • Sumatera Barat
  • Riau
  • Jambi
  • Sumatera Selatan
  • Bengkulu
  • Banten
  • Jawa Barat
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Utara
  • Papua

Siaga (Hujan lebat-sangat lebat)

  • Aceh
  • Sumatera Utara

Angin Kencang

  • Nusa Tenggara Timur
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Selatan
  • Sulawesi Utara
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Barat
  • Maluku Utara
  • Maluku
  • Papua Barat Daya
  • Papua Selatan.

14-17 September 2026

Waspada (Hujan sedang-lebat)

  • Sumatera Utara
  • Sumatera Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Timur
  • Papua Pegunungan
  • Papua

Siaga (Hujan lebat-sangat lebat)

  • Aceh

Angin Kencang

  • Banten
  • Sulawesi Utara
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Selatan
  • Maluku Utara
  • Maluku
  • Papua Barat
  • Papua Selatan

"Hujan lebat/sangat lebat dapat terjadi secara lokal, sementara kondisi kering meningkatkan risiko karhutla dan penyebaran asap," pesan BMKG.

Waspada, Waspada, dan Terus Waspada!

Melihat kondisi cuaca Indonesia, BMKG mengimbau masyarakat untuk:

1. Antisipasi Cuaca Panas dan Udara Kering

  • Gunakan tabir surya untuk mengurangi paparan sinar matahari
  • Pastikan kecukupan cairan tubuh, terutama saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari
  • Waspadai risiko dehidrasi dan kelelahan.

2. Hemat Air dan Cegah Karhutla

  • Hemat penggunaan air dan waspadai kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan
  • Hindari membakar sampah atau membuka lahan sembarangan, terutama di lahan gambut, semak belukar, dan hutan
  • Segera laporkan jika menemukan indikasi titik api.

3. Waspadai Cuaca Buruk yang Bersifat Lokal

  • Hujan ringan hingga sedang yang disertai kilat/petir dan angin kencang masih dapat terjadi secara lokal
  • Waspadai pohon/dahan tumbang, baliho roboh, genangan, dan sambaran petir
  • Hindari berteduh di bawah pohon, papan reklame, atau bangunan rapuh saat cuaca buruk.

"Pantau prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, dan media sosial @infobmkg," tegas BMKG.

Devita Savitri
Jurnalis detikcom. Jurnalis detikcom sejak 2023 lulusan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Tertarik dan aktif meliput isu terkait pendidikan dasar dan menengah. Wartawan Terproduktif Kemendikdasmen 2025.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.