TRIBUNNEWS.COM - Persija lebih dari sekadar merayakan kemenangan di dua laga awal Super League musim 2026/2027.
Runner-up dan juara bertahan dilibas dengan kemenangan yang sulit di bawah asuhan Shin Tae-yong.
Persija membungkam Borneo FC dengan skor 0-1 di Samarinda, kemudian melahap Persib 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.
Dua kemenangan tersebut mengandung makna lebih dalam bagi Persija jika mengingat head to head mereka yang tidak menguntungkan.
Melawan Borneo FC di Samarinda, Persija harus melakoni laga 8 tandang berturut-turut tanpa kemenangan sejak tahun 2018.
Tren negatif tersebut berakhir pada 5 September 2026 setelah Alexander Jeremejeff mencetak satu-satunya gol dalam laga tersebut.
Kemudian melawan Persib, empat kekalahan dan dua hasil imbang dilalui Persija, baik sebagai tim tamu maupun tim tuan rumah sejak Maret 2023.
Enam pertandingan Persija selalu gagal menaklukkan Persib.
Sebelum waktunya tiba, pada Sabtu (12/9/2026) di hadapan sekitar 60 ribu penonton yang menghadiri SUGBK, Persija akhirnya membuka keran kemenangan mereka atas rival abadi, Persib.
Dalam laga tersebut, anak asuh Shin Tae-yong mencetak gol lebih dulu lewat sontekan Alexander Jeremejeff sebelum jeda turun minum (41').
Persib sempat mencetak gol balasan di penghujung waktu normal lewat tendangan jarak dekat Balsa Sekulic.
Namun, drama terjadi di menit akhir tambahan waktu. Ivan Mamut yang baru bergabung dan menjalani satu latihan bersama Persija langsung mencatatkan namanya di papan skor pertandingan setelah dimainkan pada babak kedua.
Dia berhasil memenangkan duel udara melawan pemain Persib untuk menyundul bola umpan Loncar.
Lebih spesialnya, kemenangan yang diraih Persija terjadi di stadion yang penuh dengan sejarah.
Kali terakhir laga Persija vs Persib digelar di SUGBK pada Juli 2019 lalu, di mana laga berakhir imbang 1-1.
Kemenangan terakhir Persija atas Persib di SUGBK terjadi pada Juni 2018 dengan skor 2-1.
Terlepas dari catatan-catatan spesial yang mengesankan di bawah asuhan Shin Tae-yong, Persija kini naik ke peringkat 2 klasemen Super League.
Jumlah poin tim Macan Kemayoran sama dengan Madura United yang duduk di singgasana, namun beda produktivitas gol.


















(Tribunnews.com/Sina)