Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto mengangkat pepatah Indonesia sebagai pesan pentingnya persatuan dalam menghadapi tantangan global pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, India, Sabtu.

Dalam keterangan BPMI Sekretariat Presiden di Jakarta, Presiden Prabowo membawa semangat persatuan bangsa-bangsa Global South pada sesi terbatas bertema "Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism".

"Ada pepatah lama di Indonesia, 'Bersatu kita teguh, terpecah kita runtuh'," ujar Presiden Prabowo di hadapan para pemimpin BRICS.

Bagi Presiden Prabowo, pepatah tersebut bukan sekadar ungkapan tentang persatuan. Pesan itu mencerminkan semangat yang sejak puluhan tahun lalu telah menyatukan negara-negara Asia dan Afrika dalam perjuangan untuk berdiri sejajar, menentukan masa depannya sendiri, serta memperjuangkan kepentingan bersama.

"Kearifan sederhana ini mencerminkan semangat yang menyatukan negara-negara Global Selatan, negara-negara dari Asia dan Afrika, beberapa dekade lalu di Bandung," lanjut Presiden.

Spirit Bandung tersebut, menurut Prabowo, tetap relevan di tengah tatanan dunia saat ini. Negara-negara Global South yang memiliki pengalaman sejarah dalam memperjuangkan kemerdekaan dari imperialisme dan kolonialisme kini hadir bersama sebagai bangsa-bangsa yang setara.

"Kami di Global South kini merasa suara kami didengar. Negara-negara yang baru saja meraih kemerdekaan, yang telah melawan imperialisme dan kolonialisme, kini bersatu sebagai negara yang setara," katanya.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa persatuan memberikan kekuatan lebih besar bagi negara-negara Global South untuk menyuarakan kepentingannya.

Dengan berdiri bersama, kata Prabowo, suara mereka dapat menjangkau lebih jauh sekaligus memperkuat kemampuan untuk menjaga dan memperjuangkan kepentingan masing-masing negara.

"Kami memahami bahwa dengan bersatu, suara kita akan lebih terdengar. Kepentingan kita dapat lebih terlindungi dan dimajukan. Pelajaran ini tetap sangat penting," tegas Presiden.

Pesan Presiden Prabowo di KTT BRICS menegaskan bahwa spirit Bandung bukan sekadar warisan sejarah, melainkan kekuatan yang tetap hidup untuk menjawab tantangan masa kini.

Melalui persatuan, negara-negara Global South dapat berdiri semakin kokoh, menjaga kemandirian, serta bersama-sama memperjuangkan tatanan dunia yang lebih adil, setara, dan inklusif.