Raih Tiket Final Kapolres HST Cup, SMAN 8 Barabai Siapkan Mental Hadapi Juara Bertahan
Hari Widodo September 12, 2026 10:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - SMAN 8 Barabai langsung mengarahkan perhatian ke satu tantangan terbesar setelah memastikan tiket final Piala Kapolres HST Cup 2026: menghadapi SMAN 3 Barabai, sang juara bertahan.

SMAN 8 melaju ke partai puncak setelah mengalahkan SMAN 1 Barabai 1-0 pada semifinal di Stadion Murakata Barabai, Sabtu (12/9/2026). Gol tunggal Rizky Fadillah pada menit ke-27 menjadi penentu kemenangan dalam pertandingan 2×30 menit yang dipimpin wasit Rajib.

Pelatih SMAN 8 Barabai, Andre, menyadari final akan menghadirkan tekanan dan tantangan berbeda. Apalagi lawan yang akan dihadapi bukan tim sembarangan, melainkan SMAN 3 Barabai yang kembali menembus final setelah menyingkirkan MA Darul Istiqamah Barabai dengan skor 1-0.

Status sebagai juara bertahan membuat SMAN 3 memiliki pengalaman menghadapi atmosfer pertandingan penentuan. Karena itu, Andre memilih tidak melakukan perubahan besar terhadap karakter permainan timnya.

Baca juga: Klasemen Sementara Piala Kapolres HST Cup 2026 Mulai Terbentuk, Persaingan Ketat di Sejumlah Grup

Menurutnya, pola permainan yang selama ini membawa SMAN 8 hingga final tetap menjadi dasar. Yang akan diperkuat adalah aspek-aspek yang masih kurang, terutama efektivitas permainan di lini depan.

“Fokus tetap gaya main biasa, dengan menambah semangat dari bantuan suporter. Kami memerlukan pemain ke-12, yaitu suporter. Kalau suporter ada di tengah-tengah kami, kami yakin melawan tim mana pun pasti bisa,” ujar Andre.

Andre menilai dukungan suporter akan menjadi faktor penting saat menghadapi juara bertahan. Ia berharap siswa-siswi SMAN 8 memenuhi tribun Stadion Murakata dan menciptakan atmosfer yang mampu menjaga semangat pemain sepanjang pertandingan.

Namun, Andre tidak hanya mengandalkan dukungan dari luar lapangan. Evaluasi terhadap permainan tetap dilakukan, terutama untuk meningkatkan pergerakan pemain depan agar lebih banyak membuka ruang dan menciptakan peluang.

“Yang paling diperbaiki di bagian depan, agar lebih banyak bergerak. Kami juga akan mengevaluasi itu supaya lebih tajam lagi saat melawan SMAN 3,” katanya.

Kesiapan lini depan menjadi penting karena SMAN 3 juga menunjukkan pertahanan yang solid sepanjang semifinal. Tim juara bertahan itu sama-sama menang tipis 1-0, sehingga Andre menyadari final kemungkinan kembali ditentukan oleh kemampuan kedua tim memanfaatkan peluang.

SMAN 8 sendiri memiliki modal dengan keberadaan Akbar yang sementara menjadi top skor turnamen. Produktivitas sang penyerang diharapkan menjadi salah satu senjata untuk menghadapi pertahanan SMAN 3.

Baca juga: SMAN 3 Barabai ke Final Kapolres HST Cup, Kapolres Puji Duel Sengit Semifinal

Bagi Andre, final bukan lagi soal siapa yang mampu mencapai partai puncak, melainkan siapa yang paling siap menghadapi tekanan dan memanfaatkan momentum.

SMAN 8 kini tinggal satu pertandingan dari gelar juara. Di hadapan mereka berdiri SMAN 3 Barabai dengan pengalaman sebagai juara bertahan.

Pertarungan kedua tim pun menjadi pertemuan antara penantang dan pemegang gelar yang sama-sama datang dengan modal kemenangan 1-0 di semifinal. (Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.