Kronologi Api Hanguskan Dua Rumah di Lokbatu Tabalong, Diduga Bermula Saat Himi Memasak Air
Hari Widodo September 12, 2026 10:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG-Kebakaran permukiman kembali terjadi dan menggegerkan Kabupaten Tabalong. Kali ini menimpa dua rumah di Desa Lokbatu RT 01, Kecamatan Haruai, Sabtu (12/9/2026) sore.

Dua rumah yang terbakar dalam kejadian ini masing-masing dihuni Akhmad Hilmi (44) dan Jamidah (55), warga Desa Lokbatu, Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong, Kalsel.

Berdasarkan informasi awal di lokasi, kebakaran bermula ketika korban Akhmad Hilmi sedang memasak air menggunakan kayu bakar di halaman belakang rumah. 

Beberapa saat kemudian, korban kembali memeriksa lokasi dan mendapati api telah membesar serta mulai membakar bagian dapur.

Baca juga: Dipicu Soal Antre Beli Pertalite, Satu Orang Jadi Tersangka dalam Keributan di SPBU di Tabalong

Nyala api kemudian dengan cepat membesar dan merambat hingga mengakibatkan dua buah rumah terbakar.

Petugas maupun relawan gabungan berdatangan untuk membantu memadamkan kobaran api

Nyala api sendiri berhasil dipadamkan total sekitar pukul 17.00 WITA setelah menyala dari sekitar pukul 16.30 WITA.

Dalam peristiwa ini, personel kepolisian juga mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan TKP, memasang garis polisi, mendata korban dan kerugian, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, membenarkan, personel telah melakukan sejumlah langkah penanganan di lokasi, termasuk mengamankan TKP dan mendata kerugian.

Disampaikannya, saat ini Unit Inafis Polres Tabalong masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan di lokasi kejadian untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pendalaman oleh Unit Inafis Polres Tabalong,” jelasnya.

Baca juga: Viral Video Keributan di SPBU Seradang Tabalong Kalsel, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Masyarakat juga diimbau agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya saat menggunakan api untuk memasak maupun keperluan lainnya.

“Masyarakat diimbau untuk tidak meninggalkan api dalam keadaan menyala tanpa pengawasan. Pastikan api benar-benar padam setelah selesai digunakan guna mencegah terjadinya kebakaran,” katanya. (banjarmasinpost.co.id/donyusman)
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.