Polres Karo Gerebek Sarang Narkoba Usai Warga Ngadu ke Wapres, 8 Orang Ditangkap
Angel aginta sembiring September 13, 2026 08:27 AM

TRIBUN-MEDAN.COM – Polres Karo gerebek sarang narkoa di Jalan Mariam Ginting, Kabanjahe setelah warga ngadu ke Wapres Gibran Rakabuming.

Adapun Polres Karo menggerebek diduga sarang narkoba yang berada di Jalan Mariam Ginting setelah adanya pengaduan dari warga.

Dimana sebelumnya seorang warga mengadu maraknya narkoba dan perjudian di Karo kepada Wapres Gibran Rakabuming saat menjenguk korban keracunan MBG.

Dalam hal ini, Satuan Reserse Narkoba Polres Karo mengamankan 8 orang diduga pengguna narkoba dalam operasi tersebut.

Delapan orang yang diamankan berinisial AH (30), DWS (36), RP (42), HL (28), ASD (40), BP (34), AB (35), dan MT (50).

"Berdasarkan hasil tes urine, kedelapan orang tersebut menunjukkan hasil positif dengan indikasi penggunaan zat narkotika tertentu,"kata Kasat Narkoba Polres Karo, AKP Joni H. Pardede, Sabtu (12/9/2026).

Penggerebekan diduga dilakukan pada Jumat siang, atau setelah seorang warga bernama Pedro Ginting mengadu ke Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, maraknya narkoba dan perjudian di Kabupaten Karo.

Baca juga: Ruben Onsu Mengaku Belum Tahu Betrand Peto Dilaporkan Dugaan Kekerasan Seksual di Klub Malam

Aduan disampaikan Pedro ketika Gibran melakukan kunjungan kerja di Karo, di antaranya menjenguk korban keracunan massal makan bergizi gratis (MBG), Jumat (11/9/2026), siang kemarin.

Dalam video, Gibran juga sempat memanggil Waka Polda Sumut, Brigjen Naek Pamen Simanjuntak, supaya ikut mendengar keluhan masyarakat.

Selain mengamankan sejumlah orang, Polisi lima alat hisap sabu-sabu atau bong, macis yang terpasang jarum, serta 35 plastik klip kosong.

Selanjutnya, seluruh orang yang diamankan beserta barang yang ditemukan dibawa ke Kantor Satres narkoba Polres Karo untuk menjalani pemeriksaan dan dimintai keterangan lebih lanjut.

"Kami akan terus menindak lanjuti setiap informasi masyarakat terkait dugaan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika,"tutup Joni.

Wapres Gibran Kunjungi Korban Keracunan MBG di Karo, Siswi Gangguan Ingatan Direkomendasikan ke RSCM

Disisi lain sebelumnya siswi di Karo yang mengalami dugaan hilang ingatan akibat keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) direkomendasikan menjalani pemulihan di di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta usai 

Hal itu direkomendasikan usai Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengunjungi siswa Karo yang  keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dan  sempat diduga  alami penurunan ingatan,  Jumat (11/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi oleh Gubernur Sumut Bobby Nasution dan  Bupati Karo Antonius Ginting,  di Rumah Sakit Efarina Etaham, Kabupaten Karo, Jumat (11/9/2026).

Gibran beserta jajaran juga mengunjungi satu per satu siswa yang menjalani perawatan dan wali murid di Ruang Karawang RS Efarina Etaham.

Ia memastikan,  para siswa yang keracunan MBG akan mendapatkan pelayanan kesehatan hingga pulih. 

Dalam kunjungan itu,  ia mendengarkan berbagai keluhan para orangtua, termasuk permintaan agar pemeriksaan dan perawatan kesehatan lanjutan dapat ditanggung pemerintah.

"Kedatangan saya kemari untuk memastikan anak bapak ibu bisa sembuh dan bersekolah kembali. Mendapatkan pelayanan kesehatan dan obat-obatan terbaik. Tadi saya datangi satu-satu, apa saja yang diperlukan.

Apakah butuh rujukan ke Jakarta atau Medan, semua pasti kami penuhi," ucap Gibran dalam keterangan tertulis, Jumat (11/9/2026).

Baca juga: Gerebek Basecamp Narkoba, Polres Paluta Temukan Airsoft Gun dan Tangkap 4 Orang

Gibran juga menanyakan keluhan yang dirasakan para pasien. Ia juga menjamin seluruh biaya pengobatan bakal ditanggung pemerintah hingga para siswa benar-benar sembuh.

"Tolong ini nanti Pak Gubernur, biayanya kita tanggung semua," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Bobby Nasution langsung merespons dengan menanyakan kondisi anak kepada para orangtua siswa yang diduga mengalami keracunan MBG. 

Ia juga menugaskan Kepala Dinas Kesehatan dan pimpinan perangkat daerah terkait untuk segera menindaklanjuti berbagai keluhan tersebut.

Pemprov Sumut juga memberikan perhatian khusus terhadap kondisi psikologis siswa yang mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan MBG. Langkah tersebut diperlukan karena pengalaman sakit yang dialami anak dapat memberikan dampak psikologis.

"Proses pemulihan para siswa tidak berhenti setelah mereka mendapatkan perawatan medis. Pemerintah tetap melakukan pendampingan untuk memastikan kondisi kesehatan dan psikologis mereka terus membaik," ucapnya.

Rekomendasikan Pemeriksaan ke RSCM

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memastikan siswi SMA di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang mengalami gangguan ingatan setelah kejadian dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), mendapat penanganan medis lanjutan.

Siswi berinisial FP (16) tersebut kini menjalani perawatan jalan di RSUP Haji Adam Malik Medan.

Tim dokter kemudian merekomendasikan FP untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes RI Aji Muhawarman mengatakan pihaknya prihatin atas kejadian yang dialami sejumlah siswa SMA di Kabupaten Karo.

“Kementerian Kesehatan menyampaikan keprihatinan atas kejadian keracunan MBG yang dialami sejumlah siswa SMA di Kabupaten Karo. Kami berharap seluruh siswa yang terdampak, termasuk anak FP, dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa,” ujar Aji di Jakarta, Sabtu (12/9/2026).

Menurut Aji, sejak mengalami kejadian tersebut, FP telah mendapatkan penanganan di sejumlah fasilitas kesehatan.

Penanganan awal dilakukan di rumah sakit swasta dan RSUD di Kabupaten Karo. FP kemudian dirujuk ke RS Haji Medan dan selanjutnya menjalani rawat jalan di RSUP Haji Adam Malik Medan.

Di RSUP Haji Adam Malik, FP telah mendapatkan penanganan dari sejumlah dokter spesialis.

Sejak 31 Agustus 2026, FP ditangani oleh tim dokter multidisiplin yang terdiri dari spesialis gastrohepatologi, neurologi, dan kesehatan jiwa.

Tim medis juga telah melakukan pemeriksaan Electroencephalography (EEG) untuk melihat kemungkinan adanya kelainan pada fungsi saraf.

Berdasarkan pemantauan terakhir, kondisi FP disebut dalam keadaan stabil.

Meski demikian, tim dokter merekomendasikan pemeriksaan lanjutan di RSCM Jakarta untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap mengenai kondisi kesehatan FP.

Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat membantu tim medis menentukan langkah penanganan yang lebih komprehensif sesuai dengan kondisi FP.

Kemenkes memastikan proses rujukan FP dari Medan ke Jakarta akan mendapat dukungan agar berjalan dengan baik.

“Kami akan memastikan proses rujukan dari Medan ke Jakarta berjalan dengan baik dan seluruh kebutuhan pelayanan medis FP terpenuhi,” ujar Aji.

Ia menegaskan, prioritas pemerintah saat ini adalah memastikan FP mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan medisnya.

“Yang paling penting saat ini adalah memastikan FP mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik sesuai kondisi dan kebutuhan medisnya,” kata Aji.

Kemenkes berharap pemeriksaan lanjutan di RSCM dapat memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kondisi FP sehingga tim dokter dapat menentukan penanganan yang paling tepat.

(*/ Tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.