VIDEO Mudik Asyik Baca Buku, Kemendikdasmen Bagikan 20.000 Buku Gratis untuk Pemudik
Srihandriatmo Malau March 27, 2025 11:32 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Momen mudik Lebaran tahun ini menjadi lebih spesial dengan hadirnya program Mudik Asyik Baca Buku (MABB) 2025 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya literasi, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, membagikan buku gratis untuk para pemudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, pada Rabu (26/3/2025).

Program ini berlangsung pada 26–27 Maret 2025 di berbagai titik keberangkatan mudik.

Tidak hanya di Stasiun Pasar Senen, pembagian buku juga dilakukan di Stasiun Gambir, Terminal Kalideres, Terminal Pulo Gebang, Terminal Kampung Rambutan, hingga Bandara Halim Perdanakusuma.

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan budaya literasi di masyarakat, sekaligus memberikan edukasi bagi anak-anak selama perjalanan mudik. 

Dengan adanya buku-buku ini, para pemudik diharapkan bisa mengisi waktu perjalanan mereka dengan kegiatan yang lebih bermanfaat.

"Budaya membaca dan menulis itu harus kita bangun. Harus kita tingkatkan bagi seluruh masyarakat."

"Kita tahu bagaimana arti pentingnya membaca tidak hanya dalam kaitan dengan Kita meningkatkan wawasan," ujar Abdul Mu'ti.

Menurutnya, kebiasaan membaca harus terus dibangun dan ditanamkan sejak dini.

Dengan membawa serta buku bacaan selama perjalanan, para pemudik, khususnya anak-anak, dapat mengisi waktu dengan aktivitas yang lebih bermakna.

Buku Fisik hingga Digital

Tak hanya membagikan buku fisik, program ini juga menyediakan buku digital.

Jenis buku yang dibagikan pun beragam, mulai dari buku dongeng, cerita anak, hingga bacaan edukatif lainnya.

Selain Kemendikdasmen, program ini turut didukung oleh berbagai pihak, termasuk Perpustakaan Nasional RI, Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), beberapa penerbit, dan komunitas literasi.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, Kepala Perpustakaan Nasional Aminudin Aziz, dan Kepala Badan Bahasa Hafidz Muksin.

Abdul Mu'ti menegaskan Pemerintah berupaya untuk meningkatkan budaya baca masyarakat.

"Budaya membaca dan menulis itu harus kita bangun. Harus kita tingkatkan bagi seluruh masyarakat. Kita tahu bagaimana Arti pentingnya membaca tidak hanya dalam kaitan dengan Kita meningkatkan wawasan," katanya.

Selain itu, Abdul Muti mengatakan membaca dapat membuat suasana mudik menjadi lebih menyenangkan.

"Kita bisa melakukan perjalanan dengan suasana yang gembira, karena itu maka program ini menjadi bagian penting dari kita membangun dan memperkuat budaya membaca," ujarnya.(*)

© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.