Vietnam Kena Tarif Impor Trump 46%, Harga Sepatu Nike & Adidas Bisa Meroket
kumparanBISNIS April 03, 2025 01:20 PM
Presiden AS Donald Trump mengenakan tarif impor resiprokal kepada banyak negara. Vietnam menjadi negara di Asia Tenggara dikenai tarif impor paling tinggi yaitu 46 persen.
Kebijakan ini akan berdampak melonjaknya harga berbagai produk buatan Vietnam yang selama ini menjadi tempat para pengusaha dunia membangun pabrik secara masif, salah satunya sepatu.
President & CEO SAIAC untuk Asia Pasifik, Timur Tengah, Eropa, dan Amerika, Shaanti Shamdasani mengatakan industri alas kaki dan pakaian Vietnam akan sangat terdampak oleh kebijakan Trump. Apalagi banyak merek-merek sepatu global yang berproduksi di sana.
"Tarif baru ini diperkirakan akan meningkatkan biaya produksi bagi perusahaan seperti Nike dan Adidas, yang sangat bergantung pada manufaktur di Vietnam," kata Shaanti dalam analisisnya, Kamis (3/4).
Selama ini 50 persen produksi sepatu dan 28 persen pakaian Nike di dunia diproduksi di Vietnam.
Perbesar
Ilustrasi logo adidas. Foto: Shutterstock
Selain alas kaki dan pakaian, Vietnam juga menjadi basis manufaktur alternatif untuk elektronik, termasuk ponsel pintar dan televisi, karena perusahaan berupaya mendiversifikasi rantai pasokan mereka dari China. Tarif ini dapat mengganggu operasi manufaktur dan mempengaruhi pasokan global produk elektronik.
Bukan cuma itu, Vietnam juga salah satu pengekspor furnitur terbesar ke AS. Peningkatan tarif ini kemungkinan akan mengurangi permintaan terhadap furnitur Vietnam, yang berdampak pada produsen lokal serta lapangan pekerjaan.
"Vietnam adalah salah satu eksportir utama biji kopi dan produk pertanian lainnya. Tarif ini bisa mengurangi permintaan AS terhadap produk-produk ini, yang pada akhirnya akan berdampak pada petani dan eksportir Vietnam," kata Shaanti.