TRIBUNMANADO.CO.ID - Daftar berita populer di Manado, Sulawesi Utara yang jadi sorotan hingga hari ini, Jumat 4 April 2025.
Viral di media sosial, warga di Manado Sulawesi Utara keluhan kendaraan mengalami masalah usai mengisi bensin di SPBU.
Dugaan bahan bakar yang digunakan tercampur air membuat banyak pengguna kendaraan resah dan memilih alternatif lain.
Sejumlah warga membagikan pengalaman di media sosial mereka setelah mengisi bensin.
Mereka mengeluhkan kendaraan yang tiba-tiba mogok atau tidak berfungsi dengan baik saat berkendara.
Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, termasuk warga Kota Manado yang mulai ragu mengisi bahan bakar di SPBU terdekat.
Rudi Ante seorang driver online, mengaku lebih memilih membeli bensin eceran dibandingkan di SPBU.
“Saya takut motor saya rusak. Kalau di eceran sudah jelas terlihat bensinnya. Jadi sudah jelas aman,” ujarnya saat ditemui di sekitar area Wanea, Kamis (3/4/2025). Baca selengkapnya
Kecelakaan lalu lintas terjadi di tanjakan depan Aula Yohanes, Kelurahan Batu Kota Lingkungan I, Kecamatan Malalayang, Manado, Sulawesi
Terjadi kebakaran rumah di Kelurahan Ketang Baru, Lingkungan III, Kecamatan Singkil, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), pada Rabu (2/3/2025).
Insiden itu terjadi sekitar pukul 21.30 Wita.
Rumah semi permanen itu milik dari keluarga SM
Kebakaran tersebut diduga dipicu oleh kebocoran gas dari dapur.
Lalu api dengan cepat menyebar hingga ke lantai dua rumah yang berbahan kayu dan tripleks.
Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono mengungkapkan keterangan pemilik rumah, SM (58).
Api pertama kali terlihat dari lantai dua.
"Ia segera keluar rumah untuk menyelamatkan diri saat api dengan cepat membesar," ujar Iptu Agus, Kamis (3/4/2025). Baca selengkapnya
Update harga bahan di Manado Sulawesi Utara, Kamis 3 April 2025.
Pantauan Tribun Manado com, di Pasar Bersehati Manado, Harga Bahan Pokok dan rempah-rempah kembali turun.
Cabai rawit atau rica dari Gorontalo turun Rp 75 ribu per kilogram, sebelumnya Rp80 ribu per kilogram.
Begitu juga dengan bawang merah turun Rp 55 ribu per kilogram, dari Rp 60 ribu per kilogram.
"Pasokan bahan pokok terus masuk jadi harga terus turun, termasuk tomat juga turun," ujar Jendi salah satu pedagang.
Meskipun turun, menurutnya pengunjung pasar masih tetap mengeluh.
"Biasa tetap mengeluh karena pembeli suka yang murah," ungkapnya. Baca selengkapnya
(Tribunmanado.co.id)