7 Bocah Diamankan Buntut Main Petasan Balon Udara yang Meledak, Rusak Rumah hingga Mobil
Siti Nurjannah Wulandari April 04, 2025 01:32 PM

TRIBUNNEWS.COM - Terjadi ledakan besar di Dusun Bacang, Desa Gandong, Kecamatan Bandung, Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (2/4/2025) pagi.

Sebanyak empat kali ledakan terjadi hingga merusak rumah milik Turmudi serta sebuah mobil Daihatsu Xenia milik Mujadi.

Bahkan, warga bernama Mujadi asal Denpasar, Bali juga ikut terluka akibat ledakan tersebut.

Ternyata, ledakan tersebut berasal dari sejumlah petasan berukuran besar yang jatuh dari balon udara yang terbang melintas di atas lokasi kejadi.

Hal tersebut dikonfirmasi Kapolsek Bandung, AKP Anwari.

Ia menuturkan, sebelum ledakan, ada balon udara yang baru diterbangkan dari Desa Ngadisuko, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek yang berbatasan dengan Desa Gandong.

"Balon udara itu membawa untaian petasan,"

"Saat melintas itulah, petasan yang mulai tersulut berjatuhan," jelas Anwari, dikutip dari TribunJatim.com.

Petasan berdiameter sekitar 20 sentimeter tersebut meledak dengan keras hingga merusak asbes dan memecahkan kaca-kaca di rumah korban.

"Satu petasan jatuh tepat di samping mobil dan langsung meledak. Seketika mobil rusak parah di bagian kiri," sambung Anwari.

Kaca mobil Xenia berkelir putih tersebut pecah, bahkan pintu bagian penumpang ringsek ke dalam karena ledakan.

Saat kejadian, Mujadi dan keluarga tengah bersiap mengemas barang untuk pulang ke Bali.

Nahas, ia juga terkena pecahan kaca yang terlempar karena ledakan.

Polisi pun bergerak dengan menerjunkan Unit Inafis Satreskrim Polres Tulungagung untuk melakukan olah TKP.

Pihak kepolisian juga menemukan tiga petasan berukuran besar yang belum sempat meledak dan sejumlah petasan berukuran kecil.

Tak hanya itu, pihak kepolisian juga menelusuri hingga ke tempat diterbangkannya balon udara.

Di lokasi persawahan tersebut, polisi menemukan bekas perapian dan dua botol plastik bekas minyak tanah untuk bahan bakar balon udara.

7 Anak Diamankan

Terkait kasus ini, pihak Polsek Bandung telah mengamankan tujuh anak terduga pelaku penerbangan balon udara yang bermuatan petasan tersebut.

Mengutip TribunJatim.com, polisi juga mendapatkan rekaman yang menunjukkan sejumlah anak tengah menerbangkan balon udara dari plastik tersebut.

Setelah ditelusuri, ada tujuh orang yang mengaku orang tua dan wali para terduga pelaku yang datang ke Polsek Badung.

"Sebenarnya ada 9 anak yang menjadi terduga pelaku. Tetapi 2 di antaranya belum kooperatif," ujar Kapolsek Bandung, AKP Anwari.

Para orang tua dan wali pun datang dengan tujuh anak tersebut untuk mediasi dengan korban di kantor polisi.

Hasilnya, para terduga pelaku sepakat untuk menanggung kerusakan rumah dan mobil.

"Pihak korban juga menerima tawaran ganti rugi dari para terduga pelaku,"

"Jadi sebenarnya sudah terjadi kesepakatan para pihak," sambung Anwari.

Tak sampai di situ, pihak kepolisian kini menelusuri peredaran bubuk bahan petasan yang digunakan oleh para terduga pelaku.

"Sekarang perkaranya sudah dalam penyelidikan Polres Tulungagung," tegas Anwari.

(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunJatim.com, David Yohanes)

© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.