Tak Merasa Bersalah, Suami Terlantarkan Istri Siri dan Bayi saat Mudik Enggan Tinggal Bareng Lagi
Rahmadhani April 05, 2025 09:31 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Nasib Dede Ruyanti (35), dan bayi mereka yang baru berusia 4 bulan yang ditinggal atau ditelantarkan oleh suaminya Ade Candra Gunawan di Masjid Agung Ciawi, Tasikmalaya, Jawa Barat, saat perjalanan mudik ke Ciamis, Selasa (1/4/2025) lalu benar-benar pilu.

Belakangan diketahui Dede Ruyanti berstatus istri siri dari Ade Candra Gunawan. Tak cukup sampai di situ, nasib tragis harus dialami lagi setelah mereka dipertemukan oleh polisi.

Sang suami, Ade Candra Gunawan sempat enggan menemui istri dan anaknya tersebut.

Meski akhirnya merasa kasihan, tapi Ade Candra Gunawan disebut tak mau lagi tinggal bersama Dede Ruyanti dan anak mereka yang masih berusia 4 bulan tersebut.

Diketahui sebelumnya seorang pria asal Pangalengan, Kabupaten Bandung, Ade Candra Gunawan, meninggalkan istri sirinya, Dede Ruyanti (35), dan bayi mereka yang baru berusia 4 bulan di Masjid Agung Ciawi, Tasikmalaya, Jawa Barat, saat perjalanan mudik ke Ciamis, Selasa (1/4/2025).

Kepala Polsek Pagerageung, AKP Asep Saepulloh, mengatakan peristiwa penelantaran ini diduga dipicu ketidakharmonisan rumah tangga antara pasangan siri tersebut.

Petugas awalnya menemukan Dede dan anaknya dalam kondisi kebingungan di masjid.

Ade, Dede, dan bayi mereka menginap di sana setelah perjalanan malam dari Pangalengan.

Sekitar pukul 03.00 WIB, Dede terbangun dan mendapati sang suami sudah tidak ada.

Polisi yang berpatroli kemudian menemukan Dede menggendong bayinya sambil kebingungan.

Setelah dijemput oleh petugas, ibu dan bayi tersebut diantar kembali ke Pangalengan menggunakan mobil sewaan, lalu diserahkan ke pemerintah desa setempat.

Namun saat tiba di rumah, sang suami malah menunjukkan sikap tak peduli.

“Ketika petugas bersama pihak desa mengantarkan, suami dari ibu Dede dan ayah dari bayi ini informasinya merasa tidak bersalah usai menelantarkan mereka di Masjid Agung Ciawi, Tasikmalaya,” ujar Asep kepada Kompas.com saat dihubungi via telepon, Jumat (4/4/2025).

Awalnya Ade menolak menerima kembali istri dan anaknya.

Setelah dilakukan pendekatan oleh petugas dan pihak desa, ia akhirnya bersedia menerima mereka kembali, namun menolak untuk tinggal bersama.

Dengan alasan kemanusiaan, akhirnya Dede dan bayinya diterima kembali, tapi tidak tinggal bersama suami dan keluarganya. Mereka ditempatkan di rumah kontrakan.

Dede merupakan istri siri dari Ade. Meski demikian, berdasarkan dokumen yang diterima polisi, Dede dan anaknya tercatat dalam Kartu Keluarga (KK) bersama Ade sebagai kepala keluarga. KTP Dede juga menunjukkan alamat yang sama.

Sebelum insiden ini, pasangan tersebut diketahui sempat cekcok. Dede mengaku hendak dipulangkan ke Tasikmalaya oleh suaminya.

ANTARKAN IBU DAN ANAK - Kepala Pos Terpadu AKP Asep Saefulloh ketika mendampingi seorang ibu asal Pangalengan bersama bayi 4 bulan yang ditinggalkan suaminya saat akan mudik ke Ciamis, istirahat di masjid Kaum Ciawi, Selasa (1/4/2025). Kini terungkap alasan di balik suami sengaja meninggalkan istri dan anaknya tersebut. 
ANTARKAN IBU DAN ANAK - Kepala Pos Terpadu AKP Asep Saefulloh ketika mendampingi seorang ibu asal Pangalengan bersama bayi 4 bulan yang ditinggalkan suaminya saat akan mudik ke Ciamis, istirahat di masjid Kaum Ciawi, Selasa (1/4/2025). Kini terungkap alasan di balik suami sengaja meninggalkan istri dan anaknya tersebut.  (Tangkap layar video/Tribunpriangan.com)

Awal Mula Penemuan Dede

Sebelumnya, anggota Polres Tasikmalaya Kota mendapatkan informasi ada seorang ibu bersama bayi berumur 4 bulan ditinggalkan di sebuah Masjid Kaum wilayah Kecamatan Tasikmalaya, pada Selasa (1/4/2025).

Ibu dan anaknya berniat mudik ke kampung halaman suaminya, namun tak disangka ia ditinggalkan oleh suaminya di masjid saat beristirahat.

Dede (35) asal Desa Sukamanah, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, awalnya berangkat dari rumahnya menuju Ciamis bersama suami dan anaknya berumur 4 bulan.

Saat melewati kawasan Gentong, pasangan suami istri tersebut sempat menginap di Masjid Kaum Ciawi, Tasikmalaya.

Tapi pada pukul 06.00 WIB pagi, dirinya kaget sang suami sudah tidak ada. 

Dede bersama anaknya tersebut tertinggal sehingga kebingungan mencari keberadaan suaminya tersebut.

Dirinya bersama anaknya tersebut ditemukan oleh anggota Polres Tasikmalaya Kota yang sedang berpatroli di wilayah Kadipaten.

Sementara, Kepala Pos Terpadu Ampera AKP Asep Saefulloh menjelaskan bahwa pihaknya mendapatkan informasi ada seorang pemudik bersama bayinya yang ditinggalkan suaminya di Masjid wilayah Ciawi.

Kemudian pihaknya bersama anggota langsung menemui sang ibu yang tengah kebingungan mencari keberadaan suaminya tersebut.

"Kami pos terpadu Ampera Polres Tasikmalaya kota bahwa membenarkan, bahwa tadi pagi sekitar pukul 07.00 WIB, mendapatkan informasi dari anggota polsek ciawi yang sedang melaksanakan patroli bertemu dengan ibu-ibu yang sedang menggendong bayi usia diperkirakan 4 bulan," ucap pria yang menjabat sebagai Kapolsek Pagerageung ketika ditemui wartawan.

AKP Asep menjelaskan awalnya mereka bertanya kepada anggota mau ke polsek yang terdekat. 

Kebetulan anggota tengah patroli dan langsung menyerahkan ke pos terpadu ampera.

"Sehingga kami mengambil inisiatif karena bertanya, si ibu tersebut berangkat dari pengalengan itu mau mudik ke ciamis," jelasnya.

Bahkan pihak Polres Tasikmalaya Kota mengambil inisiatif memfasilitasi, karena bayinya ingin minum susu, dan si ibunya belum makan.

"Kami sudah memfasilitasi kegiatan tersebut demi kemanusiaan diantarkan melalui travel ke alamat rumahnya di pangalengan," ucap AKP Asep.

AKP Asep mengatakan, korban tidak tahu alamat rumah suaminya yang ada di Ciamis sehingga pihaknya mengantarkan kembali si ibunya ke daerah asalnya ke Pangalengan Kabupaten Bandung menggunakan travel.

"Si ibu berangkat dibonceng oleh suaminya menggunakan roda dua dari arah Pangalengan menuju Ciamis, dan keduanya sempat menginap di Masjid Kaum Ciawi. Saat bangun, istrinya bingung karena suaminya sudah tidak ada," pungkasnya.

Korban mengaku tak ada masalah apapun dengan suaminya.

"Yang jelas kami juga belum mengetahui penyebabnya, saat ditanyakan pun tidak ada percekcokan rumah tangga, dan keduanya berangkat dari Pangalengan baik-baik saja," tuturnya.

Belakangan diketahui, Dede merupakan istri kedua Ade Candra dengan status pernikahan siri.

Banjarmasinpost.co.id/Kompas.com

© Copyright @2025 LIDEA. All Rights Reserved.